Senin, 07 Mei 2012

DOA BALA SEWU


Bala sewu merupakan doa terkenal yang diajarkan kyai-kyai di pondok-pondok pesantren. Mereka mengajarkan kepada para santrinya sebagai pegangan. Sifatnya yang praktis dan mudah untuk dikuasai sehingga doa ini begitu banyak yang mengamalkan sebagai bagian dari pertahanan diri menghadapi berbagai kesulitan dan kejahatan.

Kegunaan doa ini yaitu mendatangkan bala bantuan gaib yang akan membantu melindungi diri dari serangan baik gaib maupun nyata baik mendadak maupun terencana. Mereka yang berniat jahat dan memiliki niat untuk memancarkan kekuatan negatif secara otomatis akan urung niatnya. Bahkan energi perlindungan yang memancar dari doa bala sewu ini mampu mengusir dan membuat ketakutan makhluk-makhluk yang berniat jahat.

Tidak ada laku khusus untuk menguasai doa ini, cara mengamalkannya cukup dengan membaca doa di bawah ini setiap selesai salat wajib lima waktu dan meniupkannya ke telapak tangan kemudian mengusapkannya ke seluruh tubuh. Visualisasikan cahaya petir datang dan masuk ke telapak tangan Anda, selanjutnya petir itu kuaskan ke badan halus Anda dan menjadi pelindung yang sangat kuat dari semua bahaya yang datang. Dengan ijin Allah SWT, Anda akan selamat dari semua serangan gaib maupun fisik yang membahayakan dimanapun berada.

Doanya sebagai berikut:
ALLAHUMMA MA’ALLAAHI NAASHIRUN A’DAA-UN SARHUN QADIIRUN AAMINUN YAA RABBAL AALAMIN, WASHALLALLAAHU ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA-AALIHI WASHAHBIHI AJMA’IN BIRAHMATIKA YAA ARHAMARRAAHIMIN.


Dekatnya Tuhan


Tuhan sangat dekat bahkan lebih dekat dari rasa dekat. Demikian salah satu petuah bijak dari langit. Kedekatan rasa dengan Tuhan ini bisa dicapai manakala kita berjalan mentaati anjuranNya; berbuat baik, membantu yang membutuhkan, memberi manfaat pada dunia dan tidak merusak tatanan dan hukum alam semesta.

Rasa yang dekat dengan Tuhan, itulah yang sesungguhnya dicari dalam setiap pergerakan makhluk hidup, termasuk manusia. Beruntunglah kita, manusia biasa yang memiliki otak untuk berpikir tentang hakekat kedekatan ini. Makluk hidup yang lain tidak mampu melongok apa arti dan hakekat kedekatan dengan Tuhan. Bagi mereka, kedekatan sama artinya dengan hidup itu sendiri. Itu sebabnya, mereka tidak mengenal surga atau neraka dan tidak perlu diadili di akhirat.

Manusia? Ya jelas harus dekat dengan Tuhan. Apabila tidak, maka bersiaplah untuk terlempar ke dalam dunia yang tanpa petunjuk. Hidup yang tanpa arah dan tujuan yang jelas dunia dan akhirat, adalah sebuah kehidupan yang getir, pahit dan meranggas. Namun ada pula manusia yang beranggapan bahwa mendekati Tuhan sama artinya dengan menjauhi kebebasan. Kebebasan, kata mereka, adalah sebuah situasi dimana manusia bisa berkreasi mengukir hidupnya tanpa harus dibatasi oleh petunjuk dan aturan Tuhan. Sayangnya, ini akan membuat manusia terjebak dalam dogmatisme yang kaku dan buta, yang tentu saja jauh dari garis edar Tuhan.

Sayangnya, kelompok manusia yang seperti ini kurang lanjut dan panjang dalam memaknai kebebasan. Kebebasan yang sejati sesungguhnya adalah sebuah ketaatan untuk berjuang menegakkan hukum dan garis Tuhan di alam semesta. Kebebasan yang mutlak bisa dicapai bila kita berjalan di jalan yang abadi dan mutlak pula. Bila kita masih mengandalkan tapak kaki di jalan yang sementara-sementara, di terminal-terminal spiritual yang tidak sampai ke hakekat kebebasan sejati, maka kita harus bersiap untuk memasuki hidup yang gelap dan bengis.

Manusia yang dekat dengan Tuhan berarti mereka sadar bahwa hidup adalah perjalanan menuju keabadian. Boleh disebut, hidup di dunia ini hanya satu titik dari garis panjang perjalanan hidup menempuh satu planet ke planet yang jauhnya tidak bisa diukur. Berapa panjang hidup manusia sesungguhnya? Tidak ada yang mengerti kecuali Tuhan yang serba mengetahui semua rahasia.

Dekatnya kita dengan Tuhan bukanlah kedekatan yang bisa diukur dengan menggunakan penggaris. Kedekatan itu bukanlah diukur dengan satuan ukuran fisika, mili, centi, meter, kilometer dan seterusnya. Kedekatan adalah sebuah penghayatan bahwa kita ini sedang bercengkrama, selalu berkomunikasi di setiap detak jantung dan berada di “pelukan” Tuhan. Rasanya? Setiap individu akan mengalami rasa yang berbeda-beda bila dekat dengan Tuhan. Lidah kita akan mengatakan manis saat merasakan permen, namun sensasi selanjutnya dari manisnya permen tentu berbeda-beda pula komentarnya.

Bagaimana cara bila ingin dekat dengan Tuhan? Tidak ada hal yang lebih mudah untuk mendekati Tuhan. Lebih mudah dari membalik telapak tangan kita. Sebab kedekatanNya tiada berjarak dengan pengetahuan kita. Di tingkat syariat: kedekatan itu masih perlu dipikirkan. Di tingkat hakekat: kedekatan masih perlu didzikirkan. Di tingkat makrifat: kedekatan hanyalah dialami dan tidak perlu dipikirkan dan didzikirkan lagi. Aku adalah Aku!


AYAT 1000 DINAR


Assalamu’alaikum wr.wb……Diantara ayat yang favorit dikalangan Hikmah untuk menarik dan membuka rahmat adalah yang dinamakan Ayat 1000 Dinar. Khusus untuk memudahkan rezeqi ayat ini memang terlanjur dianggap favorit oleh sebagian kalangan. Ayat ini mengandung pengertian yang dalam.Dan para salaf telah menggali sumur agar kita yang awam ini dapat menimba dan mengambil air di sumur yang jernih itu.Maka bacalah dan sandarkan harapanmu kepada Allah Jalla Jalalahu. Kewajibanmu hanya berdoa, dan Haq Allah sepenuhnya akan pengabulan. Tidak selayaknya kita MENDIKTE Allah agar menuruti kehendak kita, selayaknya kitalah yang berlapang hati akan ketetapan yang dijatuhkan DIA untuk kita. Mintalah dan perbaguslah niatmu..Allah akan melihat kesungguhanmu meminta. Maka perbaikilah amaliyah lahir dan batin kita. Baguskan hubunganmu dengan Allah SWT, maka Allah akan membaguskan hubungan dan urusanmu dengan makhluk.

Inilah redaksi bacaan Ayat 1000 Dinar.

Bismillahir rahmannir rahiim.

WA MAN YATTAQILLAHA YAJ’AL LAHU MAKHROJAA,WAYARZUQHU MIN HAITSU LAA YAHTASIIB. WA MAN YATAWAKKAL ‘ALALLAHI FAHUWA HASBUHU.INNALLAHA BALIGHU AMRIHI, QOD JA’ALALLAHU LIKULLI SYAII-IN QODIIR.

Maknanya :
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah Telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.( At-Tolaq : 2-3 )

Riwayat dari As-Syekh As-Sayyid Murthado, beliau menulis dicatatannya sebagai berikut…

Dipemakaman Ar-Ridho R.a, di kota Thusi pada hari selasa tanggal 3 Rabiul awal 1352 H, saya berkata kepada As-Sayyid Al-Jalil Mirza Abdullah As-Syairazi At-Tawasili..” Ijazahkan kepada saya amalan yang engkau terima dari ayah saya.” Kemudian ia menjawab,” Dia ayahmu diberi Ijazah oleh Syekh Dadim Akar Muhtaj dan saya ijazahkan pula untukmu. Amalan itu begini : Dikerjakan malam rabu,malam kamis, dan malam jum’at,3 malam berturut setelah sholat maghrib sebelum berkata-kata dan melakukan sesuatu.Pertama membaca surah Al-Qodr 6x setiap selesai 1x tiup ke arah satu penjuru sampai 6 penjuru dengan tertib. Sebagai berikut : pertama ke atas – bawah – kanan – kiri – depan – belakang. Setelah itu membaca Ayat….( diatas )…sebanyak 114x ( sebanyak bilangan surah dalam Al-Quran ). Bagi yang mengamalkannya, rezeqi datang minggu itu juga sebanyak yang diperlukan.”

Kemudian Syekh Mirza Abdullah berkata.” Saya amalkan dan ternyata seperti yang dikatakannya.”

Demikian juga As-Sayyid Al-Fadhil Muhammad Ali Al-Jawahiri Al-Jazairi. Cara ini diamalkannya secara dawam dan dinamainya amalan ini dengan nama “ Pohon Harta “ karena banyaknya faedah-faedah yang didapatnya berkat amalan ini.

Dan Al-Faqir mendapatkan amalan ini dari Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, Palembang. Demikianlah yang telah kami coba begitu pula diantara sahabat-sahabat kami telah mencoba mengamalkannya untuk urusan rezeqi mereka.

Banyak sekali sebenarnya faedah yang terkandung didalam ayat ini. Bukan hanya sekedar urusan rezeqi saja, tapi disemua keperluan dan hajat si pembaca akan tercukupi. Dan kami tuliskan untuk sahabat semua di KWA khususnya dan kaum muslimin dimanapun berada umumnya.


AYAT KURSI SEBAGAI BENTENG PERTAHANAN


“Allah, tidak ada yang benar disembah hanya Dia yang Hidup dan Maha Kaya, tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur, bagi-Nya sesuatu yang ada di langit dan di bumi, tidak ada yang boleh memberi syafaat kecuali denga izin Nya. Ia maha mengetahui segala apa yang terjadi di hadapan mereka dan dibelakang mereka. Tidaklah mereka meliputi ilmunya kecuali yang dikehendaki-Nya. Lebih luas kursinya dari langit dan bumi. Tidak susah bagi Nya memelihara keduanya. Ia Maha Tinggi dan Maha Besar.”

Ayat Kursi diturunkan pada suatu malam saat Rasulullah berhijrah. Menurut riwayat, ayat kursi ini diturunkan disertai dengan beribu-ribu malaikat sebagai pengantar, karena kebesaran dan kemuliaannya. Kerajaan Iblis menjadi gempar karena ada sesuatu yang menjadi perintang dalam perjuangan mereka menegakkan kejahatan.

Setelah menerima ayat tersebut Rasulullah SAW segera memerintah kepada pencatat Al Quran yaitu Zaid bin Tsabit agar segera menulis dan menyebarkannya.

Ada terdapat sembilan puluh lima buah hadis yang menjelaskan faedah Ayat Kursi. Ayat ini dikenal dengan ayat kursi karena di dalamnya terdapat kata kursi, tempat duduk yang megah lagi yang mempunyai Dzat yang Maha Memiliki Martabat dan Derajat. Yang perlu diperhatikan, tidak tepat memaknai kata kursi ini sebagai tempat duduk Tuhan. Makna yang lebih pas adalah syiar atas kebesaran-NYA.

10 MANFAAT

1. Barang siapa yang membaca ayat Kursi dengan istikomah setiap kali selesai sembahyang fardhu, setiap pagi dan petang, setiap kali masuk ke rumah atau ke pasar, setiap kali masuk ke tempat tidur dan musafir, insyaallah akan diamankan dari godaan syaitan dan kejahatan raja-raja (yang berkuasa di suatu wilayah) yang kejam, diselamatkan dari kejahatan manusia dan kejahatan binatang. Terpelihara dirinya dan keluarganya, anak-anaknya, hartanya, rumahnya dari pencurian, kebakaran dan banjir, gempa bumi dan bencana lainnya.

2. Dalam kitab Ass’arul Mufidah, barang siapa yang mengamalkan ayat kursi dengan membaca sebanyak 18 kali, Inysa Allah ia akan hidup dengan berjiwa tauhid, dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimudahkan rezekinya, dinaikkan martabatnya, diberikan kepadanya pengaruh sehingga orang segan kepadanya, diperlihara dari segala bencana dengan ijin Allah SWT.

3. Salah seorang ulama Hindi mendengar dari salah seorang guru besarnya dari Abi Lababah r.a: membaca ayat Kursi sebanyak anggota sujud (7 kali) setiap hari adalah benteng pertahanan Rasulullah SAW.

4. Syaikh Abul ‘Abas al Bunni menerangkan: Barang siapa membaca ayat Kursi sebanyak hitungan kata-katanya (50 kali), di tiupkan pada air hujan kemudian diminumnya, maka Insya Allah akan cerdas akalnya dan akan dipermudah pelajaran yang dihadapinya.

5. Barangsiapa membaca ayat Kursi selepas sholat fardhu, Tuhan akan mengampunkan dosanya. Yang membacanya ketika akan tidur maka dia terpelihara dari gangguan setan, dan bila membacanya ketika marah, maka akan hilang rasa marahnya.

6. Syaikh al Buni menerangkan: barangsiapa yang membaca ayat Kursi sebanyak hitungan hurufnya (170 huruf), maka Insya Allah, dia akan ditolong dalam segala hal dan saat ia menunaikan segala hajat. Melapangkan pikirannya, diluaskan rezekinya, dihilangkan kedukaannya dan diberikan apa yang diinginkannya.

7. Barang siapa membaca ayat Kursi ketika hendak tidur, maka Tuhan mengutus dua malaikat penjaga yang menjaga selama tidurnya sampai pagi hari.

8. Abdurohman bin Auf menerangkan bahwa, apabila masuk rumah dengan membaca ayat Kursi pada empat penjuru rumahnya maka akan diutus penjaga yang melindungi rumahnya dari setan yang terkutuk.

9. Syaikh al Buni menerangkan: siapa yang takut terhadap serangan musuh hendaklah ia membuat garis lingkaran denga menahan nafas sambil membaca ayat Kursi. Kemudian ia masuk bersama jamaahnya ke dalam garis lingkaran tersebut menghadap kearah musuh, sambil membaca ayat Kursi sebayak 50 kali, atau 170 kali, Insya Allah musuh tidak akan melihatnya dan tidak akan mengalahkannya.

10. Dalam kitab Khawasul Qur’an dikatakan oleh Syaikh Kabir Muhyiddin Ibnul Arabi, barang siapa yang membaca ayat Kursi sebayak 1000 kali dalam sehari semalam selama 40 hari, maka demi Allah, demi Rasul, demi al Quran yang mulia, Tuhan akan membukakan baginya hijab ruhani, apa yang dikehendakinya terkabul dan ia diberi derajat yang pengaruh yang tinggi di masyarakat. ***


AJI IDHU PUTIH


Di tanah Jawa terdapat ribuan ilmu-ilmu diantaranya ada ilmu pengasihan,ilmu gendham,ilmu kebal dsb.. saya akan menjelaskan tentang ilmu kebal yang disebut Aji Idhu Putih. Kita dapat menahan panasnya logam
dengan jilatan ludah saja.Hebat kan,tapi tingkat keberhasilan dari ritual ini mayoritas tergantung pada keikhlasan dan keyakinan dari sang pelaku yang mengamalkannya. Apabila ilmu ini berhasil Anda kuasai, Insya Allah logam
panas jenis apapun itu akan bisa Anda jilat dangan leluasa tanpa merasakan rasa panas sedikitpun.
Adapun cara mengamalkan ilmu ini adalah sebagai beriku :

A. Amalan I
a. Anda harus melakukan puasa mutih nurani selama 3 hari,dimulai hari Selasa Kliwon. Setelah berbuka,
dilarang untuk makan apapun sampai waktu sahur.Saat puasa diusahakan untuk menjaga kata-kata yang
keluar dari mulut anda (jangan menggunjing dan berkata kotor)
b. Selama puasa, ada 3 macam amalan yang harus anda tempuh, yaitu :
– Amalan yang dilakukan setiap selesai sholat fardhu :
1. Wiridkanlah asmaul husna” Al ‘Afuww” 200 kali
2. Setiap mewiridkan Asmal Husna ” Al ‘Afuww” 200 kali, bacalah mantra Aji Idhu Putih dibawah ini 3 kali :
“Bismillahirahmanirrahiim,
Ono dzat, daima ono pangeran
Iman adem, adem asrep katiban idhuku putih
Laa haula walaa quwwata illa billaahil’aliyyil’azhiim”
- Amalan khusus sesudah sholat isya’
Sesudah selesai Sholat Isya (seusai ritual bacaan wirid dan mantra diatas) anda harus membaca surat
Ibrahim semuanya sekali.
- Amalan setiap tengah malam
Lakukan sholat hajat khusus 4 rakaat 2 salam, dengan cara
1. Rokaat 1, setelah Al Fatihah, baca Al Ihklas 10 kali
2. Rokaat 2, Setelah Al-Fatihah, baca Al Ikhlas 20 kali kemudian salam, lalu berdiri sholat lagi.
3. Rokaat 3, setelah Al Fatihah, baca Al Ikhlas 30 kali
4 Rakaat 4, setelah Al Fatihah, baca Al Ikhlas 40 kali kemudian salam, kemudian mewiridkan :
* Istighfar 21 kali.
* Laailaahaillallah 21 kali.
* Sholawat apa saja 21 kali.
* Mantra Aji Idhu Putih 21 kali.
c. Pada hari akhir puasa, jangan tidur sampai pagi hari. gunakan waktu anda ketika menunggu pagi dengan mewiridkan Asmaul Husna Al’Afuww semampunya. Jangan sampai tertidur walau cuma semenitpun.

B. Amalan II
Sebagai amalan ke II setelah menjalani ritual puasa adalah :
- Mewiridkan “Al Afuwwu” 200kali tiap selesai sholat fardhu secara terus-menerus. Apabila berhalangan, dapat
diganti pada waktu yang sempat.Yang penting, usahakan dalam sehari anda mewiridkannya lebih kurang 1000 kali.
- Membaca mantra Aji Idhu putih 3 atau 7 kali setiap selesai sholat Magrib dan Subuh.
Amalan ke II diatas merupakan upaya untuk mempertajam Aji Idhu Putih yang telah anda amalkan.

C. Menguji Aji Idhu Putih
Untuk menguji tingkat keberhasilan dari laku yang telah anda jalani, lakukan percobaan sederhana terlebih dahulu seperti yang dicontohkan di bawah ini :
-Panaskan seutas kawat yang berpegangan kayu. Bakarlah sampai memerah bara.
- Setelah itu,bacalah Al Afuwwu 3 kali dan mantranya sekali dengan menahan nafas. Kemudian, jilatlah perlahan kawat yang merah membara tersebut, itupun akan terasa dingin seperti es pada lidah anda.
Yang harus anda ingat, setiap akan melakukan atraksi apapun, bacalah terlebih dahulu amalan seperti pada waktu anda melakukan percobaan. Lakukan dengan penuh keyakinan.


Kamis, 03 Mei 2012

Mustika Embun Kayangan

*******MUSTIKA EMBUN KAYANGAN*******

Khasiat dan Wasilah Mustika Embun Kayangan antara lain dipercaya sebagai :
Pagar diri dan keselamatan, dari Gangguan Khodam jahat maupun orang yang berniat jahat
Mengunci pelanggan agar tidak terlepas, dan tetap awet
Terhindar dari Kejahatan Gendam maupun Hipnotis
Mengusir Jin jahat dan Roh Halus
Meningkatkan derajat sosial dan Martabat
Meningkatkan Aura Usaha agar mendatangkan Pelanggan
Meningkatkan kepercayaan Masyarakat dan Pelanggan
Melancarkan Usaha, Niaga, Kedai dan lainnya
Meningkatkan Karier dan Jabatan, serta menimbulkan kepercayaan Pimpinan maupun Bawahan.


Ki Sekar Jagad
"Spiritualis Putih di Tanah Jawa"
CALL :
+6282 134 731 113

Rabu, 02 Mei 2012

SHALAWAT PENARIK REJEKI

 

Banyak sekali keutamaan yang bisa kita peroleh dari bershalawat. Sebelum membahas mengenai shalawat penarik rejeki terlebih dahulu perlu kita ketahui dasar-dasar (dalil) bershalawat sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 56 “INNALAAHA WAMALAA IKATAHU YUSHALLUUNA ‘ALAN NABII YAA AYYUHALLADZIINA AAMANUU SHALLUU ‘ALAIHI WA SALLIMU TASLIIMAN” “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNYA bershalawat atas Nabi. Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kepadanya dan berilah salam dengan sungguh-sungguh”

Berikut ini saya paparkan dua buah shalawat penarik rejeki yang diambil dari kitab Sirrul Jallil karya Sayyid Hassan As-Syadzilli yaitu SHALAWAT NURUD DZATII dan SHALAWAT AL FATIH oleh Sayyid Muhammad Bakry yang Insya Allah atas ijinNYA sebagai shalawat penarik rejeki.

Hendaknya sebelum bershalawat dibawah ini lakukan tertib sebagai berikut: a. Berwudhu b. Mendirikan sholat hajat dan sholat tahajud c. Banyak membaca shalawat tersebut Selain dibaca setelah sholat hajat dan sholat tahajud, lebih baik lagi jika dibaca setiap bakda sholat fardhu. Lakukakan dengan istiqomah semoga Allah meridhoi hajat saudara2. Tetapi usaha lahir hendaknya tetap terus diupayakan disamping usaha batin.

SHALAWAT NURUD DZATII

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALLAHUMMA SHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN NUURIDZAATII WASSIRRIS SAARII FII SAAIRIL ASMAAI WASHSHAFAATI WA’ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WASALLIM

SHALAWAT AL FATIH

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM WABAARIK ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL FAATIHI LIMAA AGH LIQA WAL KHAA TIMI LIMAA SABAQA WANNAASHIRIL HAQQI WALHAADII ILAA SHIRATTHIKAL MUSTAQIIMI SHALLALLAAHU’ ALAIHI WA’ALAAA AALIHI WA ASHAABIHI HAQQA QADRIHI WAMIQDAA RIHIL A’DZIIM

Wong cilik