Tampilkan postingan dengan label Indra ke6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indra ke6. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 April 2012

KUMPULAN ILMU-ILMU GAIB SERBAGUNA


MANTRA PENGASIHAN PANDANGAN MATA

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
KULLU AMRIN DZI BAALIN MIN SHAHBIHII WA AHBAABIHII MINAL KHAIRI, DZIKRULLAAHI”. NIAT INGSUN AMATEK AJIKU GRIYA AGUNG, SUN SEBULAKE ING PUCUK RAMBUTE SI…(NAMA DIA). LUWIH SI…(NAMA DIA). MUGI-MUGI ASIH ING AWAK SLIRAKU

• mantra diatas merupakan gabungan islam-kejawen sebaiknya untuk mempercepat keberhasilan anda puasa 1 hari terlebih dahulu (lebih baik saat hari weton kelahiran anda), lalu anda rapal (sebaiknya anda hafalkan jangan membaca dari text). Saat bertemu / bertatapan pandang baca mantra diatas (bisa dalam hati). Bahasa jawanya kalau di Indonesiakan kurang lebih demikian.
“ Saya berniat membangkitkan aji GRIYA AGUNG, kutiupkan dipucuk rambutnya ..(sebut namanya yang dituju) , lebih ..(sebut namnya yang dituju). Semoga menjadi senang kepada ku.

MANTRA PENGASIHAN ASAP ROKOK
ASALAAHU AN YAKUFAA BAKSAL LADZIINA KAFARUU, WALLAAHU ASYADDUBAKSASAUW WA ASYADDU TANKIILLA


• mantra diatas penggunaanya dibacakan di sebatang rokok maupun satu bungkus rokok yang sudah dibuka tutupnya sebaiknya dibaca 7 kali ulangan , selanjutnya rokok yang sudah dimanterai bisa dipakai merokok didekat orang yang dituju (usahakan jangan sampai sidia terganggu dgn asap rokok) ajak bicara sampai sidia terlena dgn sendirinya berkat asap rokok .

MANTRA PENGASIHAN TEPUK BANTAL

BISMILLAH HIROHMANIRROHIM
TEPUK BANTAL PANGGIL SEMANGAT
SEMANGAT DATANG DALAM MIMPI
AKU TAK MENEPUK BANTAL
AKU MENEPUK JASAD DAN ROH(SEBUT NAMA(
SATU BADAN DUA NYAWA
SATU JASAD DUA NYAWA
RINDU KASIH DAN SAYANG KASIH
GONCANGKAN JASAD DAN ROH(SEBUT NAMA)
AKU TAK MELIPAT TANGAN
AKU MELIPAT HATI (SEBUT NAMA) TERBUKA KEPADAKU
SRI PENGASIHKU SRI DALI PUTIH
BERKAT DIIRINGI SANG SEMAR
BERKAT DOA LAILAHA ILLALLAHMUHAMMAD RASULLULLAH.

• mantra diatas merupakan jenis pengasihan dgn media bantal yang sehari-hari kita buat tidur. Caranya baca mantra sebelum tidur sata ada tanda (sebut nama) panggil nama sidia …mantra dibaca 3 kali ulangan selanjutnya tepuk bantal 7x lalu dibuat tidur
• Catatan : bila menggunakan guling tinggal mengganti kata bantal jadi guling, bila menggunakan selimut tinggal mengganti kata bantal jadi selimut

AJI ASMARA TANTRA
Ilmu/Ajian ini jika ditujukan ke seseorang, orang dituju akan memimpikan anda yaitu mimpi indah, mesra (mimpi basah)/ bersenggama dengan anda, sangat baik bila digunakan yang berkeluarga sedang tugas jauh dari keluarga, menghindari perselingkuhan yang kita tinggalkan dirumah. Karena kebutuhan biologis bisa kita berikan lewat alam mimpinya, akan selalu terkenang / merindukan anda / bermesra ria dengan anda.

CARANYA :
*Yang Muslim *
Lakukan mandi bersih / mandi besar / kramas sore hari.
Niat mandi : NIAT INGSUN ADUS BANYU SUCI BUMI SUKO SAH BADAN SINAMPURNO.

Malamnya saat anda mau tidur, lakukan sholat hajat 2 rokaat
Setelah salam anda konsentrasi dulu yaitu tenangkan batin & pikiran anda setenang mungkin.
Jika sudah merasa tenang & mantap, lalu hadiahkan Surat Al-Fatihah kepada yang anda tuju : KHUSUSON ILA RUKHI SIJABANG BAYI …….. (sebut namanya binti ibunya/kalau tidak tahu nama ibunya binti “HAWA”) lalu baca Surat Al-Fatihah 1x.
Lalu baca mantranya sebanyak 41x niat anda tujukan kepadanya (sidia).
Mantranya :
BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM
ALLOHUMMA KUN ROTUN SIFATE ALLOH RAFALE ALLOH
TURU MIMPI MENJADI ROSO, ROSO SIRASAMU SI ADIKU
SI JABANG BAYI …………(sebut namanya binti ibunya/kalu tak tahu nama ibunya binti “HAWA”).
MANDAJA ATUHUM AYYANI’ KUN LANUK MINAL KHOTA.
MASALAMA MALU BIYAR SOLALLOHU ALAIHI WASSALIM.

Akan lebih bagus lagi jika setelah rampung baca mantranya, anda baca Surat YAA-SIIN 1x.
Lalu anda tidur.
Kerjakan ritual tadi selama 7 malam berturut-turut (ini untuk tahap awal) tidak boleh putus.
Jika sudah lulus 7 malam, terserah mau dikerjakan 3 hari/ 2 hari pokoknya sekehendak hati anda 5 hari / 7 hari lagi juga boleh.

*Untuk Non Muslim *
Lakukan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
Setelah mantap dan yakin, baca MANTRANYA 41x ditujukan/diniatkan agar dia bermimpi mesra, indah (basah) dengan anda, lalu tidur.
Kerjakan 7 malam berturut-turut. Selanjutnya terserah anda (Seperti diatas)

BERTEMU WALI YANG TELAH WAFAT
Caranya:
• Bacalah Al Fatihah 41 kali selelah shalat hajat khusus, untuk dihadiahkan kepada wali yang hendak ditemui (waktunya tengah malam). Lalu wiridkan ayat ini 1000 kali
Alaaya’lamu mankhlalaq wahuwal lathiiful khlabir
• Kemudian tutuplah dengan permohonan :
Ya Allah, aku mohon karomah dari ……………(Isi nama walinya).

BERKOMUNIKASI LANGSUNG DENGAN AHLI KUBUR
Fungsi : Dapat bercakap-cakap dengan siapa saja yang telah wafat secara langsung
Caranya :
• Duduklah di dekat makam orang tersebut. Lalu ucapkan salam:
Assalaamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh. Antum lana salafun wa inna
Insyaa Allaahu bikum laahiquun
• Setelah itu bacalah :
1. Yasin 1 kali
2. Al Ikhlas 10 kali
3. Al Falaq 3 kali
4. An Naas 3 kali
5. Al Fatehah 1 kali
6. Al Baqarah 1 kali
• Kemudian pejamkan mala, ucapkanlah “Laa ilaaha illallaah” 3 kali dengan
kusyu’ disambung salam:
(sebutkan namanya)
• Insya Allah, ahli kubur tersebut akan menjawab dan mau berkomunikasi langsung dengan anda

MENGUSIR JIN DALAM TUBUH ATAU TEMPAT (RUMAH)
Caranya:
• Bacakan pada segelas air putih:
1. AI Fatihah 1 kali
2. Ayat Kursi 1 kali
3. Sural AI Jin ayat 1 – 6 sekali
• Setelah itu, hembuskan 3 kali dan minumkan pada orang yang kesurupan jin. Untuk tempat yang dihuni, anda percik-percikkan secukupnya

MELIHAT ALAM KUBUR
Fungsi : Dapat melihat keadaan seseorang (ahli kubur), disiksa atau diberi nikmat di alam kubur
Caranya:
• Bacalah Surah Yasin 40 kali, dihadiahkan pada segenap ahli kubur
• Lalu cobalah melewati makam ahli kubur tersebut
• Insya allah anda akan dapat melihatnya dengan nyata

TANGKAL SENGATAN HEWAN BERBISA
Fungsi : Selamat dari sengatan ular, kelabang, kalajengklng dll
Caranya :
• Puasa sunnah 1 hari (Kamis)
• Setelah berbuka, jangan makan apa-apa lagi dan jangan tidur sampai pagi sambil berwirid ayat ini 777 kali :
Salaamun qaulan min rabbi rahiim wam taazul yauma-ayyuhal mujrimuun
• Insya Allah, hewan-hewan berbisa akan tunduk kepada anda

MEMBUAT MINYAK PENGASIH
Fungsi : Menarik idola. relasi bisnis, pelanggan dsb.
Caranya :
• lakukan sholat hajal khusus. Sebelumnya, siapkan bibit minyak wangi asli, tidak beralkohol
• Usai sholat, wiridkan : (Ya waduud)
1000 kali. liap 100 kali. tiupkan 3 kali pada minyak tsb.
• Jika akan anda gunakan. Bacalah (Buduukhun)
kali sambil tahan nafas. Oleskan secukupnya pada baju anda.

PENGAWAL SERIBU MALAIKAT
Fungsi : Memiliki pengawal 1000 malaikat pelindung dari semua serangan
Caranya :
- Bacalah do’a ini tiap selesai sholat fardhu
AIlahumma ma’ allaahi naashirun a’daa – un sarhun Qadirun aamiinun ya rabbal aalamiin, washallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa-aalihi washahbihi ajma’iin birahmatika ya arhamar-rahimiin

PUKULAN PEREMUK BATU
Fungsi : Menghancurkan batu dengan pukulan tangan kosong
Caranya :
• Puasa 3 hari mulai Rabu Pon, berbuka dan sahur mutih (makan nasih dan air putih saja). Malamnya, lakukan sholat hajat khusus. seusai salam baca do’a ini 3000 kali
Laa haula walaa quwwata ilIa billaahil aliyil azhiim
• Setelah masa puasa, jika akan mencoba, bacalah 3 kali lanpa nafas dan pukulkan dengan membuang nafas keras. tiap selesai sholat fardhu, baca 7 kali

ILMU MERAGA SUKMA
Fungsi : Bepergian secara roh ke alam ghaib ataupun alam nyata
Caranya :
• Memiliki pagaran badan dan dapat konsentrasi dengan mudah
• Berpuasa mutih 7 hari. Dalam masa puasa, tiap selesai shalat fardhu. baca mantra ini 21 kali :
Bismillaahirramaanirrahiim. Shalallaahu alaihi wasallam. Allahumma kulhuaallah. Zat gumilang tanpa sangkan, liyep cut-prucut sukmaningsun metu saka raga gampang sarining gampang sak niatku, slamet saka kersane Allah. Laailallaillallah Muhammadarrasuulullah”
• Jika akan menggunakan. berbaring dengan tenang. mata terpejam dan baca mantra tersebut 3 kali. Ucapkan gema “Allah” pada batin anda sampai anda terasa melayang-layang.
• Bukalah mata dan berjalanlah secara astral menembus tembok

TAWAR RACUN
Fungsi : Kebal terhadap racun atau bisa apapun
Caranya :
• Puasa 1 hari, yaitu Kamis
• Setetah berbuka, jangan makan apa-apa lagi dan jangan tidur. Hafalkan mantra ini sampai pagi
Panas tabbat takat tukumuha
• Jika menghadapi bahaya racun, baca 3 kali tanpa nafas.

BUKA KUNCI
Fungsi : Membuka gembok, terali besi, kuncian jurus tenaga dalam dll.
Caranya:
• Puasa hajat 7 hari. Malam ketujuhnya. wiridkan ayat ini 333 kali :
Wallallaahu min-waraaa-ihim muhiithun-bal huwa qur’aanun majiidun fii Iauhin mahfuuzhin
• Bila akan digunakan, baca 3 kali sambil menahan nafas. lalu peganglah kunci/gembok tersebut.



MEMASANG SUSUK PENGASIH
Fungsi : Wajah awet muda dan mempesona (menarik)
Caranya :
• Sediakan emas seujung jarum sebanyak anda hendak gunakan. Taruh dalam wadah
• Bacakanlah ayat 4 surah Yusuf ini 4444 kali pada emas-emas itu
Idzqaalayuusufa li-abiihi yaa abati innii raaytu hada asyara kaukaban wasy-syamsa wal qamara ra-aytuhum Iii saajidiina
• Apabila suatu saat ada orang minta tolong, pasanglah susuk tersebut pada bibir/dagu/tengkuknya. Do’a pemasangannya sbb :
“Bismillahirrahmanirrahim, Berkah kubur berkah nabi Muhammad Sallallaahualaihi wassalam huk … huk huk”
lalu bacalah ayat di alas satu kali.
• Pantangannya makan terong dan pisang emas


MEMATRI KEKEBALAN

Fungsinya : Menahan tikaman, tembakan dan pukulan
Caranya :
• Berpuasalah pada hari kamis 1 hari dengan niat puasa hajat
• Waktu berbuka, teguklah air satu gelas, sekedar membatalkan, setelah itu jangan makan apa-apa sampai fajar shadiq, juga jangan tidur selama itu. Malam harinya lakukan sholat hajat khusus.
Saat fajar shodiq, makanlah ketan 7 suapan, tiap suapan, bacalah do’a ini 3 kali :
Bismillahirrohaminrrohiim, shalallahu’alaihi wasallam, yaa Allah Yaa Muhammad, Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhim
• Ditambah membaca surah Al Qadr sekali
• Bila akan mencoba atau menggunakannya, bacalah do’a diatas 3x tanpa nafas.

UNTUK DAPAT MENGHILANG
Fungsinya : Musuh tidak dapat melihat kita / panglimunan
Caranya :
• Berpuasalah 1 hari pada hari kamis kliwon
• Seusai berbuka, jangan makan apa-apa lagi sampai pukul 24.00
• Pukul 24.00 lakukan sholat hajat khusus ditempat yang sepi & tidak diketahui seorang pun. Usai sholat wiridkan :

Ya lathiifu (Yang Maha Lembut) 16.641 kali.
Setiap membaca 129 kali, baca ayat ini 1 kali :
Laa tudrikuhul abshaaru wahuwa yudrikul abshara wahuwal lathiiful- khabir- (Al-Anam 103)
• Jika anda ingin menggunakanya, tahan nafas dan bacalah ayat diatas 1 kali dan mohon kepada Allah agar dapat menghilang, jika ingin menampakkan diri, mohonlah kepdaa Allah agar tampak.

MENAKLUKKAN GEROMBOLAN JIN JAHAT
Fungsinya : Membuat gerombolan jin yang mengeroyok kita bertekuk lutut.
Caranya :
• Bacalah ayat yang merupakan kunci kelemahan jin dibawah ini sebanyak-banyaknya pada saat anda dihadang geromblan jin :
Wa anaa zhananaa al –lan nu’ziyallahahu fil ardhi wa lan nu’jizahuu haraba
• Bacalah terus menerus sampai mereka menyerah kalah. Tapi hati-hatilah karena jin suka berkhianat.

MENAYUH PUSAKA

Fungsinya : Berdialog dengan penunggu pusaka kuno (khodam).
Caranya :
• Seusai sholat isya’ , lakukan sholat hajat khusus.
• Usai salam, wiridkan : (Yaa Wahhab)
• Berdo’a kepada Allah agar anda diberikan kemampuan berdialog dengan khodam pusaka tersebut dalam tidur anda. Lalu berangkatlah tidur dengan posisi berbaring seperti jenazah dan taruh benda pusaka di sebelah kepala anda yang menghadap ke barat.
• Insya Allah anda akan ditemui oleh khodam tersebut dan diajak berdialog.

ISMU GUNTINGAN
Fungsinya : memotong anggota tubuh lawan dari jauh dengan isyarat.
Caranya :
• Anda harus puasa wisuh, maksudnya setiap kali makan, anda tidak boleh membasuh tangan, baik sebelum maupun sesudahnya. Jadi harus memakai tangan apa adanya. Hal tersebut anda kerjakan selama 5 bulan penuh.
• Dalam masa laku tersebut, setiap sebelum dan sesudah makan, bacalah do’a ini 3 kali sambil amegeng (menahan nafas)
“tut jati lub jati mangsa Allahu mangsa Rasulullahu, tapyar, tapyar , tapyar “
Jika akan menggunakan, anda cukup amegeng, membaca do’a tersebut 1 kali dan mengisyaratkan dari jauh dengan tangan anda bahwa anda memotong anggota tubuhnya (misalnya tangannya) sambil membuang nafas.

PUKULAN PEMINGSAN

Fungsi : Musuh langsung jatuh pingsan. tidak sadarkan diri
Caranya :
• Bacalah 1 kali mantra ini dan tiupkan pada tangan kanan :
“Bismillaahirrohhmanirrahim allahu Akbar, Nur arah Nur wantah rubuh lumpuh keuban palune Gusti Allah. Ojo pisan-pisan tangi yen durung tak gugah nganggo tanganku kiwo. Laailahaillallaah Muhammadarrasulullah “
• Lalu pukulkan. Jika pingsan. sadarkan ia dengan memukulkan tangan kiri anda.

MENGISI KEKUATAN PADA BATU MULIA
Fungsi : Dapat mengisikan power ghaib & kekebalan pacta akik, zamrud dsb.
Caranya :
• Bacalah shalawat dan kunci kesaktian asmak ini 440 kali, setiap sekali bacaan, tiupkan pada batu mullia tersebut
Allahumma shalli ala sayyidinaa Muhammadin wa aalihii washahbihii wasallim
Badanku rasa sejati sejatine rasa manjing ana ing tengah-tengahe kabatullah
• Lalu berikan pada orang yang hendak anda tolong
• Jika akan digunakan kekuatannya (dalam bahaya), pemakai batu tersebut harus menekan pusarnya dan membaca mantra tersebut diatas tanpa nafas 1 kali.

KEBAL CAMBUKAN
Fungsi : Tidak merasa sakit meskipun dicambuk berkali-kali (atraksi)
Caranya :
• Sebaiknya anda melakukan puasa 1 hari, yaitu hari Kamis.
• Setelah berbuka, jangan makan apa-apa lagi dan jangan lidur
• Setelah sholat subuh, baca do’a ini sampai terbit matahari
Bismillahirrahmaanirrahim, Qaala rasuulullahi qul man jarab
• Jika akan digunakan, tahan nafas dan baca 3 kali

SHOLAT HAJAT KHUSUS
Laksanakan sholat hajat 2 rakaat pada pukul 24.00
Rakaat 1, setelah Al fatihah, baca Al Ikhlas 10 kali
Rakaat 2, setelah Al fatihah, baca Al Ikhlas 20 kali
Sesudah salam langsung berdiri kembalidan melaksanakan sholat hajat lagi 2 rakaat.
Rakaat 3, setelah Al fatihah, baca Al Ikhlas 30 kali
Rakaat 4, setelah Al fatihah, baca Al Ikhlas 40 kali
Setelah salam, bacalah do’a ini 1 kali
(sebutkan hajatnya) …..
Allahummashalli’alaa sayyidina Muhammadinil aalifil ma’luufi ujbur lii haajati …
TAWASSUL
Yang dimaksud tawassul disini adalah menjadikan lantaran para waliyullah alim ulama’ (kyai) dsb, dalam rangka memohon sesuatu keberhasilan hajat kepada Allah SWT, dengan hadiah bacaan Al Fatihah.

Caranya :
(misalnya Syehk Abdul Qadir Jailani) …..
Catatan : Seseudah sholat hajat khusus, bertawassul kepada :
Rasullullah SAW
Syeikh Abdul Qadir Al Jailani
Malaikat Muqarrabin
Seluruh kyai/Alim Ulama’
Seluruh ambiyak wa mursalin
Terkhusus, para pemberi ijazah amalan-amalan yang anda kerjakan

AMALAN UNTUK MENGASAH ILMU
Illa hadroti hadiyil mustofa Muhammad saw alfatiha…
Tsuma ila ruuhi nabi khidir AS alfatiha….
Tsuma ila ruuhi syech abdul kodir jaelani al fatiha..
Tsuma ila abaina wa ummahatina wa’ajwazina,wajudina,wajjaddatina,wa ustadzina,wa mu’aimina,walijami’il muslimina wal muslimat,wal ahyaa iminhum wal amwat alfatiha…
Yaa qowiyyu yaa matiin 13x
Ba’san wa ashadu tangkilaa 13x
Tawakkalu yaa haddamu hadihil asmaa’i 13x
Yaa khobir 15x.


Rabu, 11 April 2012

MENAMPAKKAN DIRI DI BEBERAPA TEMPAT YANG BERBEDA DI SAAT YANG SAMA


Kita semua bisa menampakkan diri di beberapa tempat yang berbeda di saat yang sama. Caranya?

Ilmu meraga sukma dalam khasanah metafisik disebut juga dengan ilmu pelepasan. Apanya yang dilepas? Yang dilepas adalah raga, tubuh atau jasadnya. Kita untuk sementara melepaskan raga untuk masuk ke diri yang sukma yang lebi sejati Melepaskan tubuh atau jasad tidak akan membuat kita mati. Kita hanya mematikan aktivitas tubuh untuk sementara dan nanti setelah raga sukma selesai maka tubuh akan mampu hidup kembali. Orang-orang yang awam dengan dunia mistik, mungkin akan menganggap kita mengalami mati suri. Sebab, meskipun tubuh kita sudah persis seperti orang mati, namun masih ada tanda-tanda nafas bergerak normal. Fenomena raga sukma ini di dunia barat disebut dengan Out of Body Experience (OBE).

Kemana perginya sukma dari tubuh dalam raga sukma? Tentu saja, terserah kita sendiri. Mau mengadakan perjalanan sukma ke New York, ke Milan, ke Merauke, bahkan ke Mekkah, ke Madinah atau mungkin pula ingin ke surga atau ke neraka terserah kepada diri sukma kita. Semuanya tergantung pada kehendak kita sendiri. Kita juga bisa meraga sukma ke masa lalu atau ke masa depan karena dimensi waktu di alam metafisis sejatinya terangkum dalam WAKTU SEKARANG.

Meraga sukma tidak sama dengan Mi’raj dimana Rasulullah SAW mengadakan perjalanan dari Masjidil haram, ke Masjidil Aqsa diteruskan ke Sidratul Muntaha dengan tubuh dan ruhya. Dalam raga sukma, perjalanan kita hanya menggunakan diri sukma sementara tubuh jasad kita masih hidup karena masih dihuni oleh nyawa/ruh/roh idlofi kita. Bila ruh kita ikut keluar dari tubuh saat perjalanan astral, maka kita akan mati total.

Dalam artikel sebelumnya tentang meraga sukma, perjalanan sukma itu mirip dengan mimpi yang terkontrol dengan kesadaran ruh. Jadi yang mengontrol kesadaran bukannya kesadaran otak/akal/nalar. Kesadaran otak akan melemah dan hilang saat meraga sukma. Namun kesadaran ruh lah yang mengontrol perjalanan jiwa/sukma. Meraga sukma bisa dilakukan dengan duduk atau berbaring. Terserah kita, mau dengan posisi bagaimana yang jelas perlu kenyamanan hingga kita bisa tertidur dan “bermimpi”. Eh, jangan remehkan mimpi lho. Mimpi itu adalah jalur gaib yang menghubungkan diri kita dengan semesta dunia gaib yang beraneka warna. Bila kita ingin bertemu raja jin, bertemunya di dalam mimpi. Bila kita ingin bertemu dengan para nabi, bertemunya di dalam mimpi. Bahkan kita bisa bertemu secara langsung dengan Allah SWT, juga di dalam mimpi. Pengalaman banyak para sufi yang membuktikan pertemuan dengan Allah SWT melalui mimpi.

Pengalaman para nabi di masa lalu sudah banyak yang membuktikan pertemuan antara Allah SWT dengan mereka di alam mimpi. Jadi? Mimpilah jalan dan jalur utama yang sangat normal dan manusiawi untuk berhubungan dan mengakses pengetahuan dari kesadaran metafisis alam semesta dan dengan sang pencipta. Masalahnya sekarang bagaimana mengadakan pertemuan dengan kesadaran yang lebih tinggi ini? Caranya adalah dengan meraga sukma. Istilah meraga sukma ini kini sudah sedemikian identik dengan hal yang berbau klenik dan perdukunan. Padahal, meraga sukma juga dilakukan oleh siapapun yang ingin mempertemukan dirinya dengan kegaiban alam semesta. Jadi mikrokosmos (kesadaran ruh manusia) dan makrokosmos (kesadaran alam semesta) terkoneksi/terhubungn secara intensif bila orang mampu untuk meraga sukma.

BAGAIMANA CARA MERAGA SUKMA? Awalnya adalah sebelum kita berbaring dan berdoa/membaca mantra di dalam hati dengan duduk meditasi sesaat (mantranya misalnya: YA ALLAH, JALANKAN SUKMAKU KE SURGA DENGAN SELAMAT DENGAN TUNTUNANMU YANG MAHA PERKASA) maka kita memulai untuk bernafas teratur dan berbaring. Hilangkan seluruh problem yang membuat pikiran fokus ke problem itu. Untuk sementara tanggalkan dulu seluruh beban pikiran dan beban perasaan. Jadikan pikiran kita nol dan pasrahkan hidup dan mati kita pada-NYA jua…

Selanjutnya akan terjadi aliran gerakan di dalam tubuh yang merambat dari kaki menuju ke atas. Biarkan aliran energi eteris itu merambat menuju ubun-ubun. Jangan takut atau khawatir dan yakinlah Anda telah dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Kunci agar tidak khawatir dan was-was adalah KEIKHLASAN MENYERAHKAN HIDUP KITA PADA TUHAN. Bila kita bisa ikhlas, maka sukma akan keluar dengan mudah. Sukma akan mengapung tanpa tubuh di udara dan melayang di alam astral dengan ringan. Perjalanan pun bisa dilanjutkan ke tempat mana yang diinginkan dan ingin bertemu dengan siapa yang ingin kita temui.

Kita bahkan bisa masuk ke tubuh fisik orang lain yang kita temui. Hanya saja yang perlu diperhatikan, kita akan mendapat masalah besar bila kita masuk ke tubuh orang yang waskita dan sakti. Sebab biasanya diri mereka akan dipagari sebuah pancaran energi yang sukar ditembus. Bagaimana cara mengetes orang yang sedang melakukan raga sukma? Caranya simple dan sederhana yaitu dengan mencubitnya. Bila dia tidak merasakan sakit dan tidak bergerak di dalam “tidurnya” maka dia sudah berhasil meraga sukma. Yang perlu diperhatikan lagi, usahakan kita berada di tempat yang aman dan bisa juga meminta teman atau saudara untuk menjaga tubuh kita. Ini agar tidak ada binatang serangga yang masuk ke hidung atau telinga.

Cara pulang atau kembali ke tubuh, cukup dengan NIAT PULANG DALAM HATI (Misalnya: ALLAH SWT, SAYA PULANGKAN SUKMAKU KE TUBUHKU DENGAN IJINMU). Mantra atau doa silahkan membuat sendiri yang paling mudah dan mampu mensugesti diri dengan cepat. Dengan niat pulang tersebut, maka kita akan segera masuk ke tubuh lagi dengan selamat dan terbangun dengan kesadaran penuh. Namun, kadang-kadang kita lupa dengan peristiwa di dalam meraga sukma tersebut karena sebagian besar informasi saat meraga sukma tidak tersimpan dengan baik di otak kita.

Meraga sukma juga tidak boleh dilakukan dengan NIAT untuk mengumbar nafsu dan kejelekan. Misalnya meraga sukma untuk bertemu dan memperkosa artis favorit yang kita kagumi karena tubuhnya yang aduhai dll. Ini jelas perbuatan yang tidak terpuji dan BERDOSA. INGAT BAHWA KEMANA PUN SUKMA KITA JALANKAN MAKA DI SANA PULA TUHAN SELALU MENGAWASI KITA.

Terakhir, perjalanan meraga sukma dalam berbagai kasus terkadang terlihat menjadi perjalanan tubuh juga. Kita banyak mendengar, bagaimana orang-orang waskita dulu bisa ditemukan di beberapa tempat dalam waktu yang bersamaan. Jadi tidak hanya sukmanya yang bepergian namun juga tubuhnya dan juga mampu membelah diri seemikian rupa. Ini bisa terjadi saat kita sudah mahir meraga sukma sehingga badan astral kita semakin kuat sehingga termaterialisasikan atau mewujud/mengejawantah karena adanya tarikan kuat dari benda-benda di bumi. Anda juga bisa melakukan hal ini. Caranya: SAAT MERAGA SUKMA, LAKUKAN NIAT UNTUK MENAMPAKKAN DIRI DALAM WUJUD FISIK DI DUA, TIGA ATAU BEBERAPA TEMPAT YANG BERBEDA. Masih banyak hal yang lain yang perlu dikupas tentang raga sukma ini. Namun yang jelas, semoga artikel ini bisa menjadi bahan perenungan bahwa apa yang tampaknya mustahil dikerjakan, sebenarnya bisa dengan mudah kita lakukan asal tahu tata cara atau kuncinya.

Poro sedulur semua, mari kita bersilaturahim bersama di surga dan selamat meraga sukma!!!!


MELESAT KE NERAKA

Tidak salah masuk ke neraka untuk mengetahui apa yang terjadi di sana. Bila di kitab-kitab suci dikatakan bahwa neraka adalah sebuah tempat yang tidak nyaman, kita perlu tahu seberapa tidak nyamannya tempat tersebut? Bila dikatakan di sana tempat yang mengerikan, kita perlu tahu seberapa mengerikannya tempat tersebut?

YA ALLAH, LESATKAN SUKMAKU KE NERAKA!, Mantra ini mengantarkan sukma melesat tembus melewati alam arwah, kemudian masuk ke akhirat dalam sekejap. Neraka saat ini ternyata sudah siap, meskipun kiamat belum dibuka perhelatannya. Malaikat Malik, sang penjaga pun masih sibuk dengan dzikirnya. Dia si Malik ini berwajah gelap, besarnya sebesar mega yang kita saksikan di awal. Kadang wajahnya memerah dan mengeluarkan gigi-gigi runcingnya. Namun sesaat kemudian, wajahnya berubah menjadi kabut yang sejuk dan khusyuk. Dia pun kembali tenggelam oleh dzikirnya….

Di akhirat, semuanya mudah sekali berubah-ubah. Wajah para malaikat tersebut kadang juga berubah-ubah. Sesuatu yang tetap di sana yaitu hanya saat Allah SWT memberi perintah, maka akhirat akan menjadi diam, tidak bergetar-getar sebagaimana biasanya. Roh-roh yang biasanya terbang ringan ke sana kemari, akan menempel seperti magnet di tanah khusus apabila Allah SWT hadir. Tidak ada satupun wajah roh manusia atau jin, dan malaikat yang berani menengadah. Semuanya tertunduk bisu, menunggu sabda Tuhan.

Akhirat adalah bagian dari hukum karma setiap jin dan manusia. Sehingga akhirat itu tidak sama luasnya. Kadang mengkeret hanya sebesar tubuhnya, kadang meluas sebesar tiada berhingga. Apa yang dikerjakan oleh manusia dan jin selama hidup di dunia akan menentukan indah tidaknya, luas sempitnya, nikmat tidak nikmatnya alam akhirat. Setelah kematian raga, roh akan menanggung seluruh perbuatan manusia. Yang dimaksud dengan manusia adalah seluruh totalitas diri, ya roh, ya jasad fisik, ya otak, ya hati nurani, ya ya yang lainnya. Nah, keberadaan roh setelah kematian ini tergantung pada perbuatan, perilaku, amalan semasa dia ada di dunia.

Saat tiba di neraka ini, tiba-tiba roh saya yang melayang itu berubah dan sudah jadi manusia lengkap kembali. Lengkap kap.. dengan tubuh asli saya saat berada di bumi. Begitu mudahnya Tuhan menghadirkan tubuh saya yang sejak tadi hilang entah kemana. Tidak dalam hitungan menit atau detik, namun SEKETIKA! Mata saya tidak mampu menangkap begitu cepatnya perubahan itu. Kedipan mata sepesekian detik dan denyut biolistrik di susunan syaraf saya tidak mampu menghitung waktunya. Saking cepatnya, waktu malah berjalan mundur ke masa dimana saya menjadi muda kembali. Jadilah saya manusia normal sebagaimana saat saya berada di rumah yang berusia sekitar dua puluhan tahun. Wujud manusia saya yang paling sempurna di dunia di mana nafsu, ego, keinginan, batin, rasa pun sedemikian jelas tampak.

Apa yang saya saksikan dan alami di neraka? Dan ikuti wawancara dengan Malaikat Malik sehingga kita ketahui secara jelas apa yang sesungguhnya terjadi.

Wongalus (W): Assalamualaikum
Malik (M): Waalaikum salam

W: Malik, malaikat utusan Allah. Kenapa neraka menjadi tempat yang menyenangkan seperti ini dan jauh dari kesan angker dan mengerikan sebagaimana yang digambarkan di kitab-kitab suci?

M: Memang demikian adanya. Keadaan yang tidak menyenangkan di neraka ini disebabkan manusia yang terbang ke sini tidak dapat segera meninggalkan hawa nafsunya. Persis seperti masih hidup di dunia. Di sini, manusia masih mencoba memuaskan nafsu dan kesenangannya. Jadi mereka terhukum secara sistematis, baik fisiknya maupun batiniahnya. Di sini, mereka akan meminum darahnya sendiri akibat kehausan, melukai dirinya sendiri karena mereka makan daging tubuhnya sendiri akibat kelaparan. Di sini kami tidak kejam dan menyiksa mereka. Merekalah yang menyiksa diri mereka sendiri. Memang di neraka sini fasilitasnya lengkap. Ada cambuk, ada lonjoran besi panjang yang runcing, ada gunting, ada pisau belati yang tajam, dan lain-lain. Para manusia yang masuk ke sini, mengambil alat-alat tersebut untuk bunuh diri dengan caranya sendiri.. persis seperti di dunia, namun gagal. Mereka tidak bisa mati karena kematian itu sesungguhnya tidak ada. Di sini proses evolusi sudah berhenti sehingga yang terjadi adalah keabadian.

W: Apakah di sini masih ada akal sehat dan mekanisme tobat?

M: Ya, masih ada tobat, pertolongan dan berkah dari Allah SWT sebagai bagian dari sifat Rahman dan Rahim-Nya. Tapi sekali lagi, manusia biasanya gagal memahami hakikat pertolongan dan berkah Allah SWT. Manusia kebanyakan menunggu pertolongan dan berkah Allah SWT padahal sejatinya, Allah SWT tidak henti-hentinya memberikan pertolongan. Kalau manusia tidak ditolong, maka DIA bisa saja langsung menghempaskan diri manusia dalam ketiadaan. Apa susahnya Tuhan Yang Maha Kuasa bertindak demikian? Namun Allah SWT ingin agar manusia mampu membuka cakrawala pengetahuannya, membuka keluasan langit-langit jiwanya, menggedor kebodohannya sendiri. Manusia tidak perlu menunggu bantuan-NYA karena sesungguhnya yang bisa menolong dirinya sendiri adalah kemauan, niat dan kehendak manusia itu. Tuhan sebenarnya ingin ikut campur hidup manusia namun bila manusia tidak ingin dicampuri hidupnya maka Tuhan juga tidak akan mau mencampuri urusan manusia. Manusia itu makhluk yang sudah dewasa, sehingga tidak perlu dipandu lagi oleh petunjuk-petunjuk lisan dan sabda langsung-NYA. Kalau manusia awas dan cerdas, dia sudah pasti mampu membaca petunjuk-NYA, yaitu keberadaan seluruh alam semesta ini dan juga mampu membaca perjalanan hidupnya sendiri. Itulah petunjuk-NYA.

W: Bila saat itu di neraka manusia berkehendak dan berniat untuk bertobat, bisakah kesadaran itu muncul?

M: Bisa, saat kesadaran mereka untuk bertobat itu muncul, maka mereka akan terangkat dari neraka dan mereka segera melayang menuju surga di atas sana. Mereka yang sudah bertobat ini karena sudah meninggalkan nafsu-nafsu, kesenangan, serta kebutuhan badaniahnya dan memasuki kesadaran ruh yang murni. Siksaan berat di neraka adalah saat kebutuhan badan dan nafsu-nafsu mereka tidak terpenuhi. Sehingga yang terjadi adalah penyiksaan diri. Persis seperti orang yang hidup di dunia, sehingga neraka memang sudah saya gelar mulai di dunia meskipun wujudnya berbeda.

W: Bagaimana proses bertobat itu muncul di neraka?

M: Nafsu yang tidak dikekang akan melanggengkan manusia di neraka. Nafsu itu seperti seekor anjing galak. Selama anjing itu tidak dirantai maka dia akan menjadi anjing seterusnya. Namun saat kesadaran bertobat itu muncul, yang terjadi adalah anjing tersebut kemudian dirantai. Pada jarak yang tidak begitu jauh diletakkan sepotong daging segar. Daging yang diletakkan itu akan membuat anjing ingin memakannya. Keinginan itu tentu saja sangat menyiksa dirinya. Namun semakin lama dia sadar bahwa dia tidak mampu mengambilnya dan akhirnya nafsu keinginannya hilang sama sekali. Tubuhnya lemas dan dia akhirnya pasrah total, dan seketika itu pula dia akan terangkat dari neraka.

W: Selanjutnya apa yang terjadi setelah manusia terangkat dari neraka?
M: Setelah diri manusia yang sudah tanpa nafsu itu akan terbang sedikit demi sedikit ke angkasa menuju surga. Kehidupannya jauh lebih baik sekarang karena badan halusnya sudah dicuci dari semua elemen negatif yang melekat. Yang tersisa dari badan halusnya adalah aura positif akibat amalan-amalan kebaikan yang dikerjakannya semasa di dunia. Ini hukum keadilan. Barang siapa menanam kebaikan sekecil apapun akan diganjar dengan kebaikan yang berlipat-lipat dan akan membebaskan manusia dari siksa nafsu yang membuat tubuh lama tinggal di neraka.

W: Ajaklah aku berkeliling ke neraka ini…
M: Baiklah, silahkan naik ke punggungku.

Seketika itulah Malaikat Malik merebahkan tubuhnya dan saya bisa menaiki punggungnya. Tubuhnya kuat dan kekar. Warna kulitnya hitam kecoklatan namun bersih. Di atas punggung malaikat penjaga neraka inilah saya bisa diajak berkeliling menyaksikan kondisi di neraka.

Neraka terdiri dari enam sap atau lapisan. Masing-masing lapisan dibatasi oleh sebuah inti api yang mirip dengan seliput tebal yang luasnya tidak terjangkau oleh mata yang memandangnya. Di setiap lapisan, terdiri dari lima benua dan masing-masing benua dibatasi oleh lautan berwarna hijau keperakan. Di dalam laut hijau itu, tampak bayangan makhluk ular raksasa.

Di neraka sebenarnya mirip dengan bumi karena juga ada pergantian siang dan malam. Namun di neraka, bila siang saya rasakan intensitas cahayanya begitu panas hingga tubuh ini terasa berada di dalam oven tempat memanggang daging atau roti. Peluh keringat saya pun bercucuran menahan hawa panas. Saya berpikir, pantas tempat ini disebut neraka lha wong panasnya minta ampun. Saya pun meminta air minum kepada Malik karena kerongkongan ini terasa sangat haus. Oleh Malik saya pun diantar mendekat ke tanah neraka. Tanah neraka ini gembur dan sangat busuk baunya. Mirip dengan bau busuk hasil limbah pabrik yang menyegat dan membuat pernapasan terganggu. Di sebuah tanah lapang, kami mendekati sebuah danau.

W: Ini danau apa?
M: Danau ini yang paling enak di sini. Silahkan meminum airnya.

Saya pun mengambil air dengan kedua telapak tangan. Namun, seketika itu juga saya membuang airnya kembali karena ternyata air di neraka itu warnanya merah kental persis dengan darah dan nanah yang baunya sangat busuk dan terasa panas. Astaghfirullahal adzim, saya pun tidak jadi minum dan mengajak Malik untuk menjauhi danau.

W: Ya Malik, saya sepertinya tidak perlu meneruskan perjalanan meninjau ke seluruh penjuru neraka. Saya ingin Anda saja yang berceritera, bagaimana kondisi neraka sesungguhnya?
M: Secara garis besar, saya diminta oleh Allah SWT untuk menjaga tempat ini. Semua penjuru dan elemen di neraka taat kepada perintahku. Tidak ada yang berani menentangnya. Bila ada satu elemen yang menentang, maka dia akan langsung sirna seketika itu juga. Kehidupan di sini sebenarnya sangat mirip dengan bumi. Namun ribuan kali lipat perbandingannya. Misalnya, jika air di bumi mendidih seratus derajat, maka di sini air mendidih dua ribu tiga ratus dua puluh satu derajat. Panasnya atau dinginnya di neraka juga berlipat-lipat dibanding dengan di bumi.

Saat kami berbincang-bincang di langit itulah, tiba-tiba melintas di dekat kami sekelompok burung berukuran besar berwarna hitam yang terlihat ganas. Suaranya berkaok-kaok dengan pandangan mata tajam memandang kami. Namun mereka tidak mengganggu kami bahkan saat jarak kami sudah sedemikian dekat, mereka tiba-tiba diam dan sayap-sayap yang sebelumnya berkepakan juga terbentang diam. Mata-mata mereka mengisyaratkan sesuatu.

W: Mereka siapa dan mau apa, Malik?
M: Mereka burung-burung penjaga neraka yang sangat patuh pada perintah Allah SWT. Mereka inilah yang dulu membantu Nabi Muhammad SAW untuk menyerang pasukan Abrahah yang akan menghancurkan kota Mekkah. Burung-burung itu keluar pada malam hari sementara pada siang hari mereka bersembunyi di gua-gua di neraka. Burung-burung itu adalah jenis burung pemangsa yang siap mematuk para penghuni neraka. Di neraka, selain burung juga masih banyak jenis binatang buas lain yang kebuasannya jauh melebihi kebuasan binatang di bumi.

W: Malik, malaikat Allah… Cukup sudah saya bersamamu. Saya tidak mampu lagi melanjutkan perjalanan bersamamu. Sejenak bersamamu, waktu terasa begitu lama dan membosankan. Apakah ini bagian dari perasaan kita saat di neraka?
M: Manusia tidak akan kerasan berlama-lama tinggal di sini. Dia akan sangat bosan tinggal di neraka ini meskipun hanya sekejap. Kebosanan itu yang akan membuatnya memilih untuk bunuh diri dan menyiksa diri mereka sendiri. Namun sayang, apapun tindakan penyiksaan diri mereka, mereka tetap tidak bisa mati. Sekeras apapun bencana yang menyedihkan dan mala petaka yang ditimpakan kepadanya maka dia tetap hidup dan langgeng selama dia tidak bisa membebaskan diri dari nafsu. Hanya dengan menghilangkan nafsu, jin dan manusia bisa melayang menuju surga.

W: Apa pesan terakhirmu kepadaku?
M: Innal-Laha Yuhibbut Tawwabina Wal Yuhibbul Mutathahhirina! Sesungguhnya Allah amat cinta kepada orang yang bertobat kepada-Nya dan yang sudi mensucikan dirinya.

W: Baiklah terima kasih ya, Malik. Assalamualaikum.
M: Waalaikumsalam

Selasa, 10 April 2012

RAHASIA AMALAN UNTUK MENDAPATKAN ILMU DARI ALAM GHAIB DENGAN CEPAT


Assalamualaikum
semua pemburu ilmu.

Rahasia amalan untuk mendapatkan ilmu dari alam ghaib dengan cepat.

Ilaa hadrotin nabiyyil musthofa sayyidina wal maulana muhammadin saw,
al-fatihah 1x.
Ilaa hadroti sohabati kulafaur rosyidin abu bakar wa umar wa utsman wa ali, al-fatihah 1x.
Ilaa hadroti malaikat jibril as wa malik as wa isrofil as
wa izroil as, al-fatihah 1x.
Ilaa hadroti nabiyullah khidir as, al-fatihah 1x.
Ilaa hadroti syeikh abdul qodir al-jaelani ra, al-fatihah 1x.

Kemudian berdoa :

Ya Allah sang pemilik rahmat berikanlah rahmatmu kepadaku,
Ya Allah sang pemilik cahaya sempurnakanlah cahayaku,
Ya Allah sang pemilik ilmu
tambahkanlah ilmuku,
Ya Allah sang pemilik kemudahan mudahkanlah
semua urusanku,
Ya Allah sang pemilik rizki
limpah ruahkanlah rizki ku.

Sesudah itu bacalah surat al-fatihah sebanyak 121x
kemudian baca asma sunge rajeh versi apa saja sebanyak 1111x,
lakukanlah amalan ini secara rutin setiap malam
paling lama 1 minggu maka akan ada sesuatu yang datang, pasti !!!
Dan anda tidak boleh takut.

silahkan di amalkan semoga bermanfaat.

TAMBAHAN UNTUK SHOLAWAT SYEIKH ABDUL QODIR AL-JAELANI RA

Assalamu’alaikum wr.wb
Saya ingin mengupas sedikit tentang sholawat yaitu Mengenai SHOLAWAT SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI, maaf ki wongalus saya hanya memberikan sedikit keterangan saja yg aki Ijazahkan tersebut adalah sholawat SHOLAWAT DAA-IMAH BIDAWAAMIKA ciptaan syeikh abdul qodir al-jaelani dan saya akan memberikan sedikit keterangan mengenai sholawat tersebut dengan bacaan lengakapnya sebagai berikut :

SHOLAWAT DAA-IMAH BIDAWAAMIKA.
(SHOLAWAT SYEIKH ABDUL QODIR AL-JAELANI RA)

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.
ALLAAHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADINIS SAABIQI LILKHOLQI NUURUHUU WA ROHMATUN LIL AALAMIINA ZHUHUURUHUU ADADA MAN MADHOO MIN KHOLQIKA WAMAN BAQIYA WAMAN SA’IDA
MINHUM WAMAN SYAQIYA SHOLAATAN TASTAGHRIQUL ADDU WA TUHIITHU BILHADDI SHOLAATAN LAA GHOOYATA LAHAA WALAA MUNTAHAA WALANQIDHOO’A SHOLAATAN DAA IMATAN BIDAWAAMIKA
WA ALAA AALIHII WA SHOHBIHII WASALLIM TASLIIMAN KATSIIRON MITSLA DZAALIKA.

Artinya : Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW yang cahayanya bagi mahluk telah mendahului dan kemunculannya merupakan
rahmat bagi seluruh alam
semesta, sebanyak jumlah mahlukMu yang lalu maupun
yang akan datang, serta yang berbahagia maupun
yang celaka, dengan rahmat yang menghabiskan
segala hitungan dan meliputi segala batasan,
dengan rahmat yang tidak akan habis, berakhir dan selesai, serta dengan rahmat yang terus menerus dengan keabadianMu, juga kepada keluarganya. Limpahkanlah pula rahmat dan kesejahteraan seperti itu.

Pensyaroh kitab Dala-il mengatakan bahwa Sayyid
Syeikh Abdul Al-Jaelani menutup hizibnya dengan sholawat ini. Dinukil pula dari ucapan As Sakhowi bahwa sholawat ini mempunyai keistimewaan, satu sholawat ini berbanding 10.000 sholawat lainnya serta mempunyai khasiat dan manfa’at yang sangat banyak untuk 1001 hajat. Sementara Imam Muhyidin Al-Yamani yang bergelar Junayd dari negeri Yaman, mengatakan “Barangsiapa yang membaca sholawat ini 10 kali pagi dan sore, maka ia berhak mendapatkan keridhoan dari Allah Yang Maha Besar,aman dari kemurkaan-Nya, mendapatkan curahan rahmat yang melimpah, terpelihara dengan pemeliharaan Ilahi dari segala mara bahaya dan mendapatkan kemudahan dalam segala urusan”

Demikian saya jelaskan sedikit tentang shalawat tersebut mudah-mudahan sangat berguna untuk berbagai hajat dan keperluan anda.
silahkan amalkan shalawat tersebut. semoga bermanfaat dunia akherat. amin….

Wassalam.


Senin, 09 April 2012

AMALAN PENYERAP ENERGI POCONGAN



Orang yang meninggal namun ruhnya belum mampu menembus alam kelanggengan (alam barzakh) secara otomatis akan masuk ke alam gaib yang paling rendah. Yaitu alam yang dihuni gendruwo, jin, peri, tuyul, buto ijo, kolor ijo, kuntilanak. Ini adalah alam yang khusus diperuntukkan bagi makhluk halus yang tidak memiliki tubuh/raga tapi memiliki hasrat dan nafsu keduniawian/ nafsu untuk “memiliki”.

Badan astral si arwah yang belum masuk ke alam kelanggengan tersebut pada saat-saat khusus bisa dilihat oleh manusia. Di Jawa, orang-orang menyebutnya dengan pocongan atau hantu wedon. Ini tentu saja hal yang sangat tidak diharapkan. Sebab idealnya, arwah orang yang meninggal dunia langsung masuk ke alam barzakh yang lebih suci dari alam gaib terendah. Di alam kelanggengan, tidak ada lagi nafsu keduniawian.

Arwah tersebut menunggu hadirnya orang yang bisa menjadi ‘lantaran’ dia bisa masuk ke alam barzakh. Yaitu orang yang paham, bagaimana agar si arwah bisa menembus dimensi barzakh yang lebih halus dan tenang, damai dan mulia. Tanpa adanya orang yang membantu, maka dia akan terus berupaya dengan berbagai cara untuk mencari perhatian. Salah satunya adalah menakut-nakuti orang agar ada orang yang winasis mau untuk membantunya membuat upacara “wisuda” pelepasan; bisa masuk ke alam barzakh.

Di alam gaib terendah, arwah itu sejatinya menangis dalam kesedihan yang amat sangat. Mereka sangat tersiksa. Yang lebih repot lagi, masih ada saja orang jahat ber-ILMU HITAM yang memanfaatkan badan astral si arwah ngelambrang yang jadi hantu wedon/pocongan ini untuk keperluan mereka.

Maka waspadai bila ada orang duduk di makam orang yang sudah meninggal beberapa hari, terutama orang yang meninggal malam Jumat Kliwon. Mereka menanti kukus, asap atau hawa yang ke luar dari tanah yang sudah bersenyawa dengan mayat. Mereka akan menyedot si arwah agar ikut dengannya karena tarikan mantra yang mereka punyai. Mereka akan membaca mantra yang bunyi intinya sebagai berikut:

Niat ingsun njaluk kekuatanira
supaya cumondhok mring pribadiningsun
Asipat kandel tumraping urip,
asipat madhep tumraping pepeteng.
Sopo nyimpang keliwatan,
Sopo nyanding tan sumingkir
Sopo sing tak cedhaki, atine ajur koyo wedhak
Nyawiji… nyawiji…. Dumugi mring sihing Allah
Tumeka mring sejatining urip linuwih

Setelah diucapkan dengan penghayatan, laku dan kekuatan batin, maka arwah akan ikut menjadi “penjaga gaib” mereka. Si orang yang mengamalkan ilmu Menyerap Energi Pocongan ini akan memiliki “kelebihan” yaitu akan ditakuti orang lain. Orang lain akan gentar dan ciut nyali bila menatap matanya secara langsung sebab di arwah pocong/hantu wedon ini akan menggetarkan hati memunculkan rasa takut di hatinya. Bila ada lawan jenis, maka dia akan ‘kantil’ dan luluh hati serta akan mengikuti pemilik amalan ini bila dikehendaki.

Namun, ilmu ini jelas tidak akan mempan digunakan untuk mereka yang memiliki olah rasa/olah batin yang kuat. Ilmu hitam yang punya karakter buruk, adigang adigung adiguna akan mudah ditaklukkan dengan moral etika/perilaku yang baik dan andap asor yang lahir dari jiwa yang bersih dari nafsu angkara murka.


AMALAN MENGAMBIL BENDA BERTUAH

 

Kemampuan raga sukma bisa digunakan untuk mengambil, menarik dan menyedot benda bertuah.

Caranya sebagai berikut: Datangi tempat yang dianggap ada benda bertuahnya dan lakukan raga sukma dengan duduk bersila atau berbaring. Saat raga sukma, lakukan tes mengambil/menyedot benda-benda bertuah dengan cara :

Jalankan ruh Anda berjalan ke tempat yang dirasa ada benda bertuahnya. Perasaan kita saat meraga sukma sangat tajam. Pengalaman saya, saat berjalan itu kemudian saya berhenti di sebuah kuburan terdekat. Selanjutnya, buka kedua telapak tangan dan baca kalimat ini: LA HAULA WALA QUWWATA ILA BILLAH berkali-kali dengan emosi agar benda bertuah itu segera datang ke diri kita seperti kita memanggil teman. Tunggu sesaat. Maka benda bertuah akan menempel ke tangan kita atas ijin Allah SWT.

Saat saya berada di luar kuburan saya memanggil benda bertuah ini, yang datang adalah sebuah maesan (nisan) tua yang keramat. Maesan yang terbuat dari kayu tua ini sudah berusia ratusan tahun dan bisa digunakan untuk memanggil dan berkomunikasi dengan makhluk halus kapanpun saya minta. Maesan itu melayang mendekat kita perlahan lalu menempel seperti magnet di telapak tangan sehingga bisa saya pegang. Saat bacaan saya hentikan, maesan itu kemudian tidak bergerak lagi.

Kemudian bangunlah, maka benda bertuah itu sudah ada di dekat kita berbaring. (Bila benda bertuah itu tidak ada di dekat kita, berarti pada saat meraga sukma benda bertuah yang dicurigai ada di satu tempat tersebut memang tidak ditemukan). Silahkan diuji. Amalan ini sudah saya buktikan dan ternyata hasilnya luar biasa. Mudah bukan? Jadi sekarang, Anda tidak perlu kagum/heran pada mereka yang diangap memiliki kemampuan paranormal dan bisa mengambil atau menyedot benda bertuah sebab Anda sendiri sekarang memiliki kemampuan itu. Ya, kita semua manusia normal yang atas perkenaan Allah SWT memang telah diberi kemampuan-kemampuan supranatural seperti ini.


AMALAN MENEMBUS ALAM KELANGGENGAN

 

Ini amalan untuk menembus alam gaib secara cepat dan bertemu dengan roh orang yang telah meningal di alam kelanggengan

Sholat sunnah 13 rokaat sekaligus. Lanjutkan dengan mengambil/menggunakan benda-benda milik orang yang telah meninggal (baju, cincin, topi dll) dan baca doa ini dengan hati dan batin yang penuh kesungguhan mengharapkan uluran tangan-Nya.

“Duh Gusti, kulo nyuwun bertemu dan silaturahim kaliyan ruh pak/bu/mbak/mbah…….. (nama orang yang telah meninggal) ingkang manfaat kagem kulo dunia akhirat”

Selesai berdoa, lanjutkan dengan tidur dan Insya Allah Anda akan cepat menemui orang tersebut di alam kelanggengan. Sapa dia dengan rendah hati, ramah dan santun dan doakan dia agar ruhnya selalu aman sentausa dalam genggaman “tangan” Allah SWT.


AJIAN SUKET KALANJANA: MELIHAT ALAM GAIB


Bagi para leluhur Jawa yang waskita, memiliki kemampuan melihat alam gaib adalah suatu keharusan.

Para leluhur yang waskita ini adalah mereka yang menggunakan seluruh potensi yang sudah dimiliki sejak awal. Potensi itu berupa rasio/akal, budi, rasa/batin hingga kesadaran ruh. Dengan menggunakan seluruh potensi yang tersedia, maka kita tidak hanya memiliki kecerdasan akal, kecerdasan mental/emosi namun juga kecerdasan spiritual. Semuanya terangkum dalam kata; menjadi orang yang Bijaksana atau Wicaksana.

Di Jawa, kita mengenal sebuah ajian yang sangat langka untuk melihat alam gaib yang dihuni oleh makhluk halus gendruwo, buto ijo dan teman-temannya. Nama ajian itu Aji Suket Kalanjana. Ajian ini adalah untuk mengoptimalkan potensi rasa pangrasa/batin hingga bisa “melihat” apa yang tidak bisa “dilihat” oleh orang lain.

Untuk memiliki ajian ini maka orang harus menjalani laku yang berat yaitu puasa 40 hari, patigeni sehari semalam mulai hari Kamis Kliwon. Mantra dibaca setiap jam 12 malam selama menjalani puasa dan patigeni.

Mantranya sebagai berikut :

“Niat ingsun amatek ajiku si suket kalanjana, aji pengawasan soko sang hyang pramana, byar padhang jumengglang paningalingsun, sakabehing sipat podho katon saking kersaning Allah”

Cara matek aji kalanjana: mantra dibaca dalam hati. Tangan kanan ditempelkan di ulu hati dan tangan kiri diusapkan ke mata 3 x.


Sabtu, 07 April 2012

TAHAPAN MENEMBUS DIMENSI ALAM JIN


Banyak orang yang ingin menembus alam jin, atau mengundang mereka. Ternyata, untuk mewujudkan impian ini bukanlah pekerjaan mudah. Ada tahapan-tahapan yang harus kita kuasai, sebelum kita memulai ritual memembus alam jin. Seperti apakah itu…?

Budaya hidup yang Hedonis yang menitikberatkan pada kepuasaan materi, pada akhirnya turut menggiring manusia untuk selalu mengedepankan rasionalitas dalam ukuran akal semata. Pemahaman ilmu batin atau keparanormalan menjadi terabaikan, sebab bidang ilmu ini dianggap tidaklah memenuhi ukuran aspek materialistik. Akibatnya, adat leluhur kian terkikis, bahkan cenderung dilupakan. Norma-norma ajaran nenek moyang, misalnya saja ajaran para Wali, sudah mulai pudar dan dianggap usang.

Seiring dengan terjadinya kecenderungan itu para ahli khoarik, pertapa dan ahli batin lainnya mulai sulit dicari. Hal ini memang seiring dengan perkembangan zaman yang lebih terfokus pada hal yang bersifat teknologi, iptek, ata sayen. Sementara aspek-aspek keilmuan di luar itu hanya dianggap takhyul, atau bahkan dongeng isapan jempol.Kendati demikian, sebentuk keyakinan masih tetap saja muncul di hati para pencari ilmu bersifat batiniah. Mereka masih punya rasa percaya diri untuk mencari suatu kemaslahatan tentang ilmu Allah SWT, dalam mengarungi kebesaranNya lewat kehidupan makhluk tak kasat mata.

Hanya saja dalam merilis ilmu supranatural di zaman sekarang memang tak semudah seperti yang kita bayangkan. Walau dalam kenyataannya banyak jasa paranormal yang memberikan layanan khusus seputar ilmu supranatural, namun semuanya lebih terfokus kearah produk jadi atau instan, bukan mengarah ke jalur olah batin yang pada intinyab mengajarkan bagaimana kita bisa dekat dengan mereka, para makhluk yang ada dalam di mensi lain.

Lewat pemahaman ahli Al-Hikmah, sesungguhnya di zaman melinium akhir seperti sekarang ini, amatlah sulit mencapai puncak keberhasilan dalam mengolah batin secara akurat. Mengapa? Sebab di samping kita hidup di era yang penuh akan godaan duniawi yang stiap saat selalu kita lihat dan begitu memikat, di sisi lainnya faktor penghayatan terhadap ilmu juga semakin kurang menunjang. Contoh kasus paling rumit sepeti susahnya mencari guru spiritual. Ditambah lagi sulit mencari tempat-tempat yang sepi dan tenang untuk berkhalwat, sebab kini hampir semua tempat sudah mulai ramai, sehingga ketenangan batin kita mudah terganggu karenanya.

Dalam hal keyakinan, semangat dan penghayatan dalam hal ilmu supranatural di masa kini semakin dangkal, bahkan cenderung dianggap remah. Padahal, inilah salah satu faktor penentu dalam menapaki ilmu bersifat kebatinan, yang pada akhirnya seringkali gagal di tengah jalan.
Sebagai suatu pemahaman, kunci dasar untuk bisa menguasai bermacam sifat supranatural terdiri dari tiga bagian, yaitu: semangat dan keyakinan, guru pembimbing, dan pengontrolan hati.

SEMANGAT DAN KEYAKINAN
Untuk memulai menjadi seorang suprantural, kita dituntut agar terus bersemangat secara alamiah tanpa ada perasaan terbebani maupun keterpaksaan. Makna semangat dan keyakinan ini terbagi menjadi dua hal, yakni yang keluar dari pikiran atau kemudian menjelma menjadi semangat, dan yang keluar dari sifat hati yang kemudian berwujud menjadi keyakinan.

Semangat yang berada dalam pikiran biasanya hanya ada di permukaan atau dzohir saja, dan seterusnya akan menjadi suatu kegagalan, jika hal ini tidak dilandasi dengan adanya keyakinan yang kuat dalam hati sanubari kita. Sebagai contoh, kita disuruh menjalankan puasa dan wiridan selama 7 hari berturut-turut. Jika kita hanya punya semangat tapi tidak punya keyakinan, maka kita akan ragu dan selanjutnya kegagalanlah yang kita hadapi. walnya kita memang bersemangat, namun setelah menjalani dua malam berturut-turut dan kelelahan serta kejenuhan mulai terasa, maka seketika pikiran kita menjadi kacau, rasa capek, malas, takut, lapar dan lain sebagainya akan mudah mempengaruhi organ tubuh kita sehingga niat membatalkan puasa ini akan mudah sekali kita jumpai.

Sedangkan “semangat yang keluar dari sifat hati” atau keyakinan, biasanya akan terus dijaga oleh seorang supranaturalis sejati. Sebab, rasa tanggungjawab untuk sampai mengakhiri masa ritual lebih diutamakan, sehingga hawa pikiran negative bisa ditutup dengan serapat-rapatnya.

GURU PEMBIMBING
Dalam memahami ilmu supranatural, guru pembimbing sangat berperan dalam menentukan suatu keberhasilan ilmu bagi anak didiknya. Disamping sang guru bisa mengarahkan tentang sebuah arti keyakinan, sang guru juga bisa memberi kesemangatan secara akurat sehingga sang murid akan mudah mengikuti jejak atau ajaran-ajarannya.

PENGONTROLAN HATI
Bila seorang supranatural sudah bisa memahami tentang makna semangat, keyakinan dan penghayatan ilmu yang diberikan lewat bimbangan guru spiritualisnya, maka sang supranaturalis tadi tinggal mengolah keyakinannya sendiri dengan terus mengontrol kepekaan hati sehingga apa yang diinginkannya akan mudah tercapai.

Nah, sebagai penghayatan yang lebih luas tentang seputar ilmu supranatural, berikut ini Penulis akan membeberkan rahasia menembus dimensi alam jin. Hanya saja, dalam pembedaranya nanti, penulis akan memaparkan lewat tahapan demi tahapan. Maksudnya tiada lain agar bagi mereka yang suka akan dunia mistik, bisa dengan mudah memahaminya. Seperti apakah tahapannya? Inilah uraian selengkapnya…:

Lewat pemahaman yang disarikan dari kitab Manba’u Usulul Hikmah Bimuallif, karangan Imam Ali Albuny, diterangkan sebagai berikut:
Bahwa setiap manusia yang menginginkan berjumpa atau masuk ke alam bangsa jin, maka dia harus bisa melewati dua alam terlebih dahulu, yaitu: Alamul Ahmar dan Alamul Abdul Jumud.

Di samping hal tersebut, kita juga harus bisa memahami tentang pintu-pintu gaib yang bakal kita tempuh atau kita lalui. Mengapa? Sebab, sedikit saja kita salah jalan, bukan bangsa jin (dalam hal ini yang dimaksud adalah Jin Muslim-Pen) yang bakal kita temui, melainkan bangsa alam lain yang samar-samar dan tak kasat mata. Walhasil, bukan keinginan kita yang akan tercapai, melaikan kefatalan dan tipu muslihat dari bangsa gaib yang menyesatkan itu yang akan kita terima.

Mengenai arti alam sendiri, jauh-jauh para ulama sudah menuliskannya di beberapa kitab. Salah satunya seperti pendapat dari Imam Bujeremi, dalam kitabnya “IQNA”. Imam Bujeremi menuliskan beberapa tingkatan alam yang terdiri dari makhluk tak kasat mata, dimulai dari alam manusia, Ahmar, Abdul Jumud, Ahyar, Jin, Azrak, Khoarik, Thurobi, Barri, Adli, Sama’, Majazi, Malaikat, Jabarut, Qolam, dan Arsy.

Nah, dari kehidupan makhluk-makhluk yang berada di alamnya masing-masing, manusia bisa saja menemui atau menembus ke salah satu alam yang diinginkan bila manusia itu sendiri memang sudah cukup ilmu dan pengetahuan untuk menembusnya.
Mari kita kembali ke tahapan menembus dimensi alam jin. Lewat pembedaran yang sama dari kitab “Manba”u Usulul Hikmah”, dijabarkan bahwa siapapun orangnya bisa menembus dimensi alam jin apabila manusia itu sendiri sudah menguasai dua alam sebagai tingkatan alam dibawahnya, yakni alam Ahmar dan alam Abdul Jumud.

Alam Ahmar: Sebuah alam yang dihuni jutaan makhluk tak kasat mata yang menguasai bumi dan lautan. Ahmar juga disebut dengan istilah “Bangsa Lelembut” yang masih keturunan dari bangsa manusia lewat silsilah Anfus, anak dari Nabiyullah Syiet, yang diturunkan lewat zaman sanghiyang. Yang termasuk ke dalam golongan penghuni Alam Ahmar ini adalah: Nyi Roro Kidul, Dewi Lanjar, dan seluruh wadya balanya.

Abdul Jumud: Sebuah alam yang dihuni oleh bangsa makhluk tak kasat mata yang menguasai bumi, batu dan pepohonan. Abdul Jumud disini disebut juga dengan istilah “Dedemit”. Mereka juga masih keturunan bangsa manusia dari zaman Togog. Contohnya seperti: Kuntilanak, Memedi, Perkayang dan lain sejenisnya.

Nah, untuk bisa menguasai kedua alam ini, di setiap akan ritual menembus dimensi alam jin, siapkan sesaji berupa: bunga setaman, melati, mawar dan kelapa hijau. Hal seperti ini ditunjukkan untuk menghormati bangsa Ahmar sebagai wasilah jalannya.

Sedangkan untuk melewati alam bangsa Abdul Jumud disarankan agar membakar madat apel jin di awal mau memulai ritual. Niscaya bangsa Abdul Jumud ini akan paham dan tidak mengganggu prosesi ritual yang kita jalankan.

Untuk membuka pintu alam jin sendiri, salah satu rituanya adalah dengan menaburkan terus kemenyan putih yang sudah dihaluskan secara terus menerus. Hanya saja dalam pengenalan menembus alam jin harus sangat hati-hati. Terutama siapa nama dari jin itu sendiri yang akan kita temui.

Di sisi lain, kita sebagai manusia haruslah tahu, kapan waktunya kita menjalankan ritual, dengan ayat apa kita memanggil, lewat pintu mana kita masuk, dan permohonan apa yang kita inginkan. Sebab bangsa jin tidak seperti bangsa manusia pada umumnya. Mereka selalu memakai aturan dan tatakrama yang penuh akan kedisiplinan. Mereka juga bisa dikatakan sangat temperamental dan mudah tersinggung apabila kita bangsa manusia tidak bisa memahami watak dari sifat mereka.

Sebagai suatu kewaspadaan, bangsa jin disini terbagi menjadi dua golongan, yaitu Abyad dan Aswad (Jin Putih/Muslim dan Jin Hitam/Kafir). Di samping itu bangsa jin terdiri dari empat sifat perilaku, tergantung dari alam yang ditempatinya, yakni: tanah, air, bangunan, dan awang-awang (angkasa).
Dari empat sifat yang menjadi tempat tinggal mereka, semua mempunyai perbedaan dalam menerima kita manusia, baik dari segi pemanggilan, ayat atau amalan yang dibaca, maupun sesaji ritual yang disajikan untuk mereka.

Apabila kita tidak memahami secara mendetil tentang ritual untuk menembus ke alam mereka, golongan bangsa Jin Hitam atau Jin Kafir-lah yang akan berperan untuk menemui kita dengan seribu tipu daya yang menyesatkan. Misalnya saja, kita akan diming-imingi kekayaan, harta karun, bisa menarik pusaka dan lain-lain perkara musykil yang tidak bisa diterima akal.

Intinya, pikiran kita akan terus dicecoki oleh bermacam hayalan yang menggiurkan. Ucapan kita jadi ngelantur, mudah emosi, mudah tersinggung, senang menutup diri dalam kamar, suka melamun dan tidak menerima akan nasehat apapun dari orang lain.

Bukan hanya itu saja, golongan jin hitam atau Jin Kafir juga akan terus menjumpai kita dengan taktik berupa kelembutan, serta berperan dalam kebaikan, seperti halnya figure guru gaib yang benar-benar mau mengajarkan seluruh ilmunya kepada kita. Nah, bila sudah seperti ini jadinya, kita sudah melenceng jauh dari jalan yang sebelumnya kita harapkan. Lebih fatal lagi, kita bisa melenceng dari akidah beragama (Islam)

Sekedar tips, apabila dalam suatu ritual yang kita jalani selama ini, seringkali didatangi makhluk-makhluk dari dimensi lain, maka cobalah perhatikan kedatangan mereka. Apabila makhluk lain alam ini datang menjumpai kita dari arah depan, belakang, samping kanan atau kiri, maka janganlah digubris kedatangannya. Sebab cara kedatangan mereka seperti itu sudah jelas menunjukkan bahwa mereka berasal golongan bangsa jin hitam atau Jin Kafir.
Kitab Manba’u Usulul Hikmah sendiri mengupasnya, “Jangan sesekali Anda percaya akan tipu muslihat dari beragam makhluk gaib yang datang dari arah empat penjuru. Sesungguhnya, hanya satu arah yang mereka lewati sebagai teman kita yang benar, yaitu lewat arah atas.”

Lewat pembedaran salah satu tahapan ini, tentu diharapkan akan bisa menjadi bahan intropeksi kita bersama, bahwa sejatinya tidak ada ilmu yang bersifat instant dimuka bumi ini, kecuali kita sendiri mau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menguasainya.

Nah, untuk tahap terakhir dalam menembus dimensi alam jin, pelajarilah ayat-ayat,ajian, atau amalan pemanggilan secara matang. Sebab, kesemuanya itu akan menentukan suatu pilihan kita untuk bisa memilih, siapa (maksudnya bangsa jin-Pen) yang akan kita temui kelak.

Sebagai bahan dasar, pelajari arti, naktu, huruf, angka, rujukan dan dari mana sumbernya. Bisa juga lewat rahasia huruf Abajadun. Sebab rahasia huruf, Abajadun, memuat 99 keistimewaan, yang mana salah satunya termasuk dari rahasia alam jin itu sendiri. Seperti contoh, huruf Alif yang mempunyai angka 1. Penjaga dari huruf Alif ini adalah malaikat bernama Tholthobausin, dari bangsa gaibnya bernama Ahmar. Ayat dari Alif sendiri adalah Al-Quddus. Dari bangsa gaib yang bernama Ahmar ini sudah jelas masuk dalam katagori huruf Alif.

Jadi pada intinya, apabila kita ingin menembus alam Ahmar atau alam lelembut, maka perbanyaklah dengan membaca ayat Al-Quddus, untuk bilangan angka 1 yang terdapat dalam huruf Alif. Hal itu menunjukkan nama yang dituju, seperti nama Ibu Ratu Kidul jatuh pada naktu: Ya Adzim. Bila ingin memanggil beliau, gabunglah dua asma’ Ahmar dan dan nama Ibu Ratu: Al-Quddus Ya Adzim…dan seterusnya.


TATA CARA NGELMU SANGKAN PARAN



“Ingsun tojalining Dzat Kang Maha Suci, Kang murba amasesa, Kang kuwasa Angandika Kun Fayakun mandi sakucapingsun, dadi saksiptaningsun, katurutan sakarsaningsun, kasembadan saksedyaningsun karana saka Kodratingsun. Ingsun Dzating manungsa sejati, saiki eling besuk ya eling. Saningmaya araning Muhamad , Sirkumaya araningsun, Sir Dzat dadi sak sirku, yaiku sejatining manungsa, urip tan kena ing pati,langgeng tan keno owah gingsir ing kahanan jati, ing donya tumeka jagad langgeng. Ingsun mertobat lan nalangsa marang Dzat ingsun dewe, regede badaningsun, gorohe atiningsun, laline uripingsun, salahe panggaweningsun, ing salawas lawase dosaningsun kabeh sampurna saka kodratingsun.”

“Ilmu iku kalakone kanthi laku”: ilmu itu terlaksana karena dilakukan di dalam perbuatan yang nyata. Dalam konteks khasanah falsafah Jawa, kata “ngelmu” menunjuk pada ajaran hidup menuju kesempurnaan diri pribadi. Ajaran itu teori dan teori tidak akan membawa manfaat apa-apa bila tidak dipkraktekkan dalam hidup sehari-hari.

Di dalam sebuah ajaran ada perintah dan larangannya. Tujuan perintah larangan adalah untuk mendisiplinkan diri agar diri yang sebelumnya “liar” menjadi “jinak”, diri yang sebelumnya memperturutkan keinginan “diri”/ego/keakuan menjadi diri yang bisa menurut dengan diri-Nya/Ego-Nya.

Kenapa diri ini harus manut dengan keinginan atau kehendak-Nya? Ada sebuah analogi yang gampang dicerna. Misalnya, sebuah mobil BMW diciptakan dan diproduksi oleh pabrik BMW di Jerman. Pabrik sudah mengeluarkan petunjuk penggunaan, aturan perintah dan larangan.

Pabrik tidak asl bikin petunjuk penggunaan. Sang insinyurnya sudah memiliki prediksi agar mesin dan bodi mobil itu awet, maka oli harus dignti saat mobil sudah mencapai sekian kilometer. Insinyur juga memiliki prediksi bahwa usia efektif mobil tersebut sekian tahun. Hingga mencapai batas usia tertentu, maka mobil akan digolongkan istimewa dan menjadi barang antik.

Begitu pula manusia. Manusia diciptakan oleh Tuhan dan Sang Insinyur Manusia ini sudah mengeluarkan buku panduan lengkap, tata cara hidup dan berkelakuan agar dipedomani sebagai arahan hidup mulai o tahun hingga semilyar tahun mendatang.

Beda dengan benda yang “ada”nya begitu sederhana. “Adanya” manusia ini sungguh luar biasa. Manusia diberikan kebijaksanaan untuk menentukan masa depannya sendiri sebelum dia dilahirkan di dunia. Manusia diberi kekuasaan-Nya untuk merancang sendiri dia nantinya akan jadi apa, akan kemana, apa tujuan hidupnya. Ya, karena Tuhan Maha Pemurah, maka manusia dijinkan menjadi insinyur yang bebas merancang dirinya sendiri.

Ruh yang merupakan “manusia sejati” dan “sejatinya manusia” itu, sebelum ada di dunia telah merancang dirinya sendiri dengan menulis di buku kitabnya masing-masing. Tuhan hanya memberikan kata “ACC” dan membubuhkan “stempel” saja. Tuhan pun menekankan bahwa yang berlaku nanti di bumi adalah hukum sebab akibat. Hukum karma, sunatullah atau disebut juga dengan hukum alam.

Jadi, salah bila dikatakan bahwa adanya sial, bencana, bahaya, ketidaksuksesan hidup itu karena Tuhan. Tuhan tidak cawe-cawe sama sekali. Itu murni urusan manusia yang tidak paham dan malah mungkin melanggar pantangan hukum sebab akibat.

Keberhasilan dan kesuksesan adalah akibat dari sebuah sebab. Sebab keberhasilan/kesuksesan adalah kerja keras. Untuk bekerja keras butuh motivasi kerja yang tinggi dan niat yang teguh. Tubuh/Raga yang rajin bergerak mencari rezeki yang halal, asalnya adalah jiwa/batin yang tenang, nyaman dan bahagia.

Kembali ke tema awal. Apa saja tata cara ngelmu sangkan paran? Di dalam khasanah Kejawen, dalam buku “Cipta Brata Manunggal” karangan Ki Brotokesawa disebutkan laku yang perlu dijalani:

1. Sabar, tawakal, tekun, dan nrimo

2. Jaga kebersihan lahir batin

3. Olah raga

4. Olah nafas

5. Berpakaian yang pantas dan bersih.

7. Olah cipta, banyak membaca dan menggali ilmu pengetahuan

8. Bekerja rajin

9. Sore hari belajar untuk tambahan pengetahuan

10. Makan teratur dan higienis.

11. Minum air putih dingin pagi, siang, malam

13. Istirahat selama 6 atau 8 jam sehari semalam.

14. Perasaan dan pikiran terarah.

16. Tidak terlalu banyak bicara. Tidak bicara kotor dan berbicara seperlunya. Bila akan tidur hendaklah instropeksi diri sambil berdoa sebagaimana yang tertera di kalimat pembuka.

Dalam buku “Cipta Brata Manunggal” juga dipaparkan proses tingkat-tingkat manembah/sembah kepada Gusti. Berikut tingkatan itu:

A. SEMBAH RAGA yaitu tapaning badan jasad kita. Tubuh, jasad bergerak atas perintah batin. Batin diperintah oleh dua unsur, baik (nur Ilhiah) dan buruk (nar Iblis). Agar tubuh disiplin, terarah dan terkendali maka perlu dilatih. Tingkatnya adalah syariat. Tubuh tetap melakukan disiplin ibadah.

B. SEMBAHING CIPTA, di Islam dinamai Tarekat, sembahnya hati yang luhur. Untuk mencapai hati luhur perlu kesadaran nalar (logika). Diperlukan olah nalar yang bagus sesuai dengan prinsip-prinsip logika. Tujuan sembah cipta adalah mengerti akan “kasunyatan”. Ilmu pengetahuan harus dikuasai agar memiliki perbandingan baik dan buruk. Kebijaksanaan akan lahir bila kita mampu menekan dan mengendalikan hawa nafsu. Memahami Ilmu Ketuhanan diperlukan syarat berupa cipta yang bersih dari hawa nafsu dan olah nalar yang mumpuni. Ilmu Ketuhanan adalah ilmu yang “sangat halus” yang bisa ditangkap dengan kegigihan memperhalus batin dan mentaati prinsip-prinsip berpikir yang lurus.

Tujuan dari sembah cipta itu mengendalikan dua macam sifat: angkara( yang menimbulkan watak adigang, adigung, adiguna, kumingsun dsb.) dan watak keinginan mengusai akan kepunyaan orang lain (kemelikan-jw). Cipta yang bersih yaitu kalau sudah bisa mengendalikan angkara murka, Tandanya bila cipta sudah “manembah”, yaitu waspada terhadap bisikan jiwa.

Jadi sembah itu intinya melatih cara kerja cipta, dengan cara Tata, Titi, Ngati ati, Telaten, dan Atul. Atul adalah pembiasaan diri agar mendarah daging menjadi kebiasaan dan watak yang akhirnya terbiasa mengetahui sejatinya penglihatan (sejatine tingal) yaitu Pramana, bisa dikatakan sampai kepada jalan sejati, yaitu penglihatan pramana (tingal pramana).

Tanda sudah sempurna sembah cipta adalah berda di dalam kondisi kejiwaan sepi dari pamrih apapun. Seperti tidak ingat apapun itu pertanda sudah sampai batas, yaitu batas antara tipuan dan kenyataan (kacidran lan kasunyatan – jw), jadi sudah ganti jaman, dari jaman tipuan menjadi jaman kenyataan.

Rasa badan ketiga (saka penggorohan maring kasunyatan Rasaning badan tetelu), wadag astral dan mental tadi seketika tidak bekerja. Disitulah lupa, tetapi masih dikuati oleh kesadaran jiwa (elinging jiwa), dan waktu itu menjadi eneng, ening, dan eling. Artinya eneng: diamnya raga, Ening : heningnya cipta, Eling: ingatnya budi rasa yang sejati.

C. SEMBAH JIWA. di Islam dinamai Hakekat. Kalau sudah bisa melaksanakan sembah cipta baru bisa melaksanakan sembah jiwa. Artinya: rasakan dengan menggunakan rasa “kasukman” yang bisa ditemui dalam eneng, ening dan eling tadi. Tandanya adalah semua sembah, panembah batin yang tulus tidak tercampuri oleh rasa lahir sama sekali.

Bila sudah melihat cahaya yang terang tanpa bisa dibayangkan tetapi tidak silau, pertanda telah sampai kepada kekuasaan “kasunyatan”(kesejatian), yang juga disebut Nur Muhamad, yaitu tiada lain Cahaya Pramana sendiri, karena dinamai pramana karena cahayanya yang saling bertautan dengan rasa sejati dan budi, disitu rasa jati dan budi akan berkuasa(jumeneng), sudah sampai kepada kebijaksanaan. Artinya kebijaksanaan merasa sampai mengerti yang melakukan semadi tadi, saling berkaitan tak terpisahkan dengan cahaya yang terang benderang yang tidak bisa dibayangkan.

D. SEMBAH RASA, di Islam dinamai Makrifat. Sembah rasa itu adalah mengalami Rasa Sejati. Inilah rasa manusia yang paling halus, tempat semua rasa dan perasaan dan bisa merasakan perlunya menjadi manusia yang berbudi luhur dan menyadari bahwa dia adalah pribadi yang merupakan Wakil-Nya. Bahkan pada tahap akhir pemahaman makrifat, dia akan “menjadi” Tuhan itu sendiri (Gusti amor ing Kawulo). Rasa hidup adalah rasa Tuhan, rasa Ada, ya diri pribadi, bersatu tanpa batas dengan rasa semua ciptaan Nya. Tanda bila sudah mencapai kasunyatan, sudah hilang ilah-ilah yang lain hingga sampai mencapai TAUHID MURNI.


TEKNIK DAN GEJALA MERAGA SUKSMA/ PROYEKSI ASTRAL


Assalamu alaikum wr.wb
Sebenarnya sudah banyak artikel yang membahas mengenai meraga sukma. Walau demikian saya ingin berbagi catatan kecil mengenai meraga sukma. Saya berharap sekaligus mengundang para sesepuh maupun saudara yang lain yang berpengalaman maupun yang baru belajar meraga sukma untuk terlibat dalam diskusi kali ini. Untuk berbagi tips-tips dan trik maupun pengalaman mengenai meraga sukma. Agar kita semua bisa belajar dan mengkaji hal-hal yang berhubungan dengan meraga sukma. Sehingga kita semua bisa mengambil manfaat dari apa yang kita diskusikan kali ini.
Banyak pendapat dengan meraga sukma seseorang bisa melakukan perjalanan antar dimensi. Menurut tradisi Yoga dan Tao meraga sukma disebut sebagai perjalanan angkasa. Bahkan mereka mampu melakukan meraga sukma dengan waktu yang lama bisa berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Dalam hal ini mereka menggunakan teknik KHEKARI MUDRA yaitu suatu teknik untuk memperlambat napas dengan perhitungan permenit mereka harus mampu bernapas hanya 3-5 kali napas saja….
Adapun saya mendapat pengalaman meraga sukma pertama kali diawal tahun 1995-an. Saat itu saya hanya belajar NAPAS SEMPURNA yaitu berusaha bernapas seperti bayi…bernapas normal dengan perut tanpa diatur. Dan saya berusaha menyadari napas setiap saat dengan cara merasakan setiap tarikan dan hembusan napas….Sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih saya kepada Allah…Karena saya masih dikasih bisa bernapas….
Saya belajar napas sempurna menjelang tidur saya merilakskan tubuh senyaman mungkin, dengan menghirup napas panjang 3-5 kali. Kemudian saya pusatkan perhatian pada keluar-masuknya napas. Tanpa diatur. Sambil menyadari energi yang mengalir keseluruh tubuh setiap desahan napas. Kemudian setiap titik getaran saya tarik dan kumpulkan ke cakra Ajna…kemudian saya alirkan ke tubuh, kaki kiri, naik, kaki kanan dan kembali ke cakra Ajna. Kemudian saya diam untuk merasakan getaran di cakra ke-6 (Ajna) yang semakin kuat…Karena terasa geli atau gimana gitu…Maka saya alihkan perhatian pada getaran diseluruh tubuh. Biasanya saat itu tubuh saya seakan terasa kaku dan dingin seolah saya tidak mampu menggerakkan tubuh…Sesaat kemudian akan timbul suatu getaran yang semakin lama semakin kuat seperti aliran listrik, kadang rasa clekit-clekit, kadang seperti ditusuk jarum, kadang seperti kesemutan diseluruh tubuh, kadang seperti ada semut yang berjalan diseluruh tubuh. Kadang merasakan geli di tulang punggung yang mengalir dari bawah ke atas/kepala. Kadang juga ketiduran….

Biasanya kalau saya tidak tahan merasakan satu diantara hal di atas, maka saya memilih berhenti dan tidur aja….he…3x. Hingga suatu saat, saya terbangun dari tidur (posisi telentang dan mata terpejam) karena ada suatu sensasi getaran tubuh yang merambat dari ujung jari kaki ketarik ke atas dengan sendirinya. Hanya bathin yang memberi tahu “aku akan meraga sukma”. Karena mental saya belum siap mendapat pengalaman di luar tubuh, maka saya berusaha mengendalikan dan membatalkan proses meraga sukma ku yang pertama. Ketika tarikan tubuh astral sampai di dada saya berusaha tahan napas. Kemudian mengeluarkan napas sambil niat menurunkan kumpulan getaran ke kaki…Anehnya dalam proses napas masuk, kembali getaran naik meninggalkan tubuh bagian bawah dan naik sampai dada…Akhirnya saya turunkan lagi. Hal ini terjadi 3-5 napas, baru benar-benar normal atau gejala itu hilang. Dan yang tersisa hanya getaran yang menyebar diseluruh tubuh. Maklum ajalah kalau harus saya gagalkan karena gak ada pembimbing maupun guru… Jadi takut gak bisa kembali atau mati maupun bertemu makhluk ghaib….xixixi.
Dengan penggagalan tersebut telah membuat saya menyesal dan kecewa terhadap diri sendiri, sekaligus penasaran tentang meraga sukma. Hal ini yang membuat saya mencari literatur maupun teknik-teknik meraga sukma.

Adapun teknik-teknik melatih meraga sukma antara lain :
1. TEKNIK MENAHAN NAPAS
Dengan membaca doa/mantra tertentu, setelah itu melakukan penahanan napas sampai tubuh astral keluar tubuh pisik. Tapi saya tidak mau mencoba teknik ini. Karena secara medis tidak baik, disamping berbahaya bagi jantung juga bisa memutus tali kehidupan.
2. TEKNIK MANTRA ATAU DZIKIR
Sebenarnya meraga sukma merupakan tahap perjalanan olah spiritual. Sehingga jika seseorang melakukan dzikir apa saja secara rutin dan istiqomah pasti akan mengalami pengalaman meraga sukma….Ada teman saya yang saat melakukan dzikir laailaha ilallah… Menemukan dirinya berdiri didekat pintu ke luar kamarnya. Saat ia keluar dan menutup pintu kamarnya, ia melihat tubuhnya sedang dzikir…. Namun demikian ada dzikir/mantra tertentu yang ditujukan untuk melatih meraga sukma. Saya rasa di arsip KWA sudah ada banyak silakan memilih yang saudara sukai….
3. TEKNIK MENGATUR MIMPI/LUCID DREAM/YOGA NINDRA
Sebelum tidur membuat visualisasi mimpi yang kita inginkan. Setelah memasuki alam tidur (setengah terjaga dan tertidur/liyep-liyep) melakukan visualisasi kembali untuk membentuk mimpi…. Atau bisa menggunakan doa/mantra pengatur mimpi yang ada di KWA. Setelah mahir melakukan berulang-ulang mengatur mimpi, maka bisa dilakukan untuk meraga sukma…Kakak saya awalnya suka menggunakan mantra pengatur mimpi untuk menemui gadis idamannya. Suatu saat ada temannya yang bermain ke rumah. Pulangnya diantar kakak sampai terminal. Sekembali dari terminal kakakku langsung mengambil posisi tidur dan berniat untuk melihat keadaan temannya dalam bus….Besoknya setelah bertemu temannya dia memberi gambaran posisi temannya duduk di bus. Ternyata benar…
4. MENGAMATI DAN MENJAGA KESADARAN SAMPAI MEMASUKI ALAM TIDUR
Untuk mengetahui keadaan memasuki alam tidur, maka disaat akan tidur silakan menegakkan siku tangan. Sehingga jika kita akan memasuki keadaan tidur biasanya siku akan jatuh. Setelah itu segera niatkan untuk keluar dari tubuh pisik…Pernah suatu hari setelah abis begadang semalaman. Siangnya saya ngantuk berat. Kemudian saya segera membaringkan tubuh. Walau ngantuk berat, sambil memejamkan mata saya berniat dan berusaha untuk tidak tidur….Dalam keadaan setengah sadar setengah tidur (liyep-liyep). Saya merasakan hentakan-hentakan kecil dikaki. Hentakan kecil ini sebagai tanda adanya akan terlepasnya tubuh astral dari tubuh pisik karena keadaan tidur. Setelah itu segera saya niatkan keluar dari tubuh…
5. KUNDALINI
Beberapa buku literatur kundalini menyatakan pada pembukaan cakra sex atau cakra ke-2 seseorang bisa mengalami meraga sukma. Tetapi tidak semua orang menemukan gejala ini. Karena tiap orang berbeda-beda bakat kecenderungan spiritual….Pada saat inti kundalini sudah menyatu dengan inti cakra mahkota maka meraga sukma bisa dilakukan kapan pun ia mau…
Sebenarnya masih ada beberapa teknik lagi seperti teknik pernapasan, meditasi, visualisasi, memperlambat detak jantung dan rilaksasi. Namun dari beberapa teknik itu memiliki inti tujuan yang sama…Yaitu agar kita bisa memasuki keadaan tidur dengan tingkat kesadaran penuh. Sehingga kita bisa tahu pemisahan kesadaran tubuh astral dari tubuh pisik. Kemudian mengarahkan tubuh astral….
Sebelum terjadi pemisahan tubuh astral biasanya ada beberapa tanda/gejala sebagai bagian proses meraga sukma. Adapun tanda/gejala tersebut meliputi:
1. Terasa tubuh melayang-layang saat meditasi, dzikir, pernapasan.
2. Seluruh tubuh terasa dingin dan kaku.
3. Hentak-hentakan kecil dikaki saat memasuki tidur.
4. Tubuh terasa tergelincir disaat tidur atau seperti terlepas dari selimut
5. Tubuh terasa tenggelam.
6. Tubuh terasa tersedot sebuah pusaran.
7. Adanya sebuah getaran seperti aliran listrik di seluruh tubuh.
Penyebab kegagalan dalam meraga sukma:
1. Kecemasan
2. Terkejut
3. Ketakutan
Jika kita saat meraga sukma menemukan kondisi mental seperti di atas, maka biasanya tubuh astral tidak terkontrol dan segera kembali ke tubuh pisik. Mungkin para sesepuh bisa menambahkan faktor-faktor penyebab kegagalan meraga sukma yang lain.
Demikian mengenai catatan kecil saya. Harapan saya agar para sesepuh juga ikut membagikan tips-tips meraga sukma. Serta mau berbagi pengalaman disaat melakukan perjalanan diluar tubuh/meraga sukma, menghadapi rintangan juga perjalanan antar dimensi agar bisa menambah pengetahuan bagi kita bersama.
Terima kasih
Wassalam